"apa..?"
"kuping mu taro dimana... masa aku sudah sangat jelas kamu masih bilang apa"
"gw nanya baik baik ya....!!!lo jangan bikin gw naik darah...!"
"jadi lo mau apa klo gw ga mau kasih tau lo lagi?"
"jangan ngeles kaya baci deh lo... lo, tadi bilang menyangkut nama gw dan hal hal yang pengecut"
" itu lu denger!"
"gw cuma mastiin.."
"mastiiin apa??"
"klo mulut lo ga tw aturan... dan kurang ajar.. biar gw ga segan segan lagi untuk bikin lo babak belur.."
"hahaha.... memangnya gw takut!!!"
"wah jadi lo nantangin?"
"lo yang jual gw pasti beli"
"hati hati lo ya>>>!!!!
" udah jangan banyak bacot... klo lo mang jantan dan mau tau rasanya dijotos... maju..!!!"
buk...pak....geb......ah......awww.... rasain.... >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>....!!!!!!!
-----.......------------------.......-----------------------
"eh..de...sebenar
nya...."
"sebenernya apa si.....!!! kayanya kamu sudah ampir sepuluh kali bilang sebenarnya.....!!"
" eh...anu... gn...."
" gn apa?.... ya udah jujur aja..."
" iya aku tau... aku...@@@@@@???????????????..........!!!!!!!!!!!!!!! hem....(narik nafas panjang dan dalam)!!!!"
" aduh cepetan... kita dari tadi nih... aku harus ngerjain tugasku..."
"maaf.... tapi tunggu sebentar.... aku hanya mau ngomong ma kamu..."
"iya aku tau.... tapi ngomong apa.... masa dari tadi cuma aku... kamu...anu...!!! memang sebenarnya ada apa..."( dengan ekspresi bosan dan kesal)
"ya udah.... sebenarnya aku mau nany asesuatu ma kamu.... boleh kan?>>>!!!"
dan yang ditanya, hanya menatapnya dengan tatapan yang dalam...
" ko kamu diam.... boleh pa ga?"
dengan sangat bosan dan agak kesal meluncurlah sebuah jawaban....
" kamu ga liat aku dari tadi dimana, kamu ga tau klo aku dari tadi disini karna apa... kamu ga tau aku dari tadi disini ma siapa...!!!!! kamu ga tau.... klo aku ini banyak tugas dan aku masih nyempatin waktuku, buat apa dan karna siapa!!!!!!!!!!!"
heh......
setelah jawaban yang bagaikan air bah itu lalu menariklah nafas yang panjang dan
dipalingkannya muka....
" maafin aku udah bikin kamu kesal."denngan wajah yang memalas dah putus asa...
" ya udah sekarang...katakan ...ada apa dan kenapa? aku sudah capek dari tadi berputar putar..."
"baiklah... tolong jangan kau benci aku atau marah sama aku ketika aku sudah ngomong!!"
"iyah..."
"kitakan sudah lama saling kenal........!!!!!lama watu berlalu hening ...
" iya aku tau!!! lanjutkan..." barulah keluar lagi ucapan dari mulutnya...
"dari pertama tidak kenal.... cangung .... dan bahkan saling mencurigai..."
" iya aku ingat itu....trus....!!!"
" sebenarnya a.... ku... ya ...a...aaaa..kk...u..!!!!" keluarlah keringat dingin yang tadi hanya membasahi wajahnya kini sudah hampir seluaruh... badannya basah.... dan badannya pun sudah terliahat cape sekali...!!!!
dengan keadaan seperti itu iba lah juga hatinya..
"sebenarnya kamu mau ngomong apa?"
"a....kk...u... aku......!!!!!!!!!!!!!!!!!!"
.....................-------------------------.............................------------........................
"hik.hik..hik... apa ga ada jalan lain bang...?"
"sudahlah..... jangan bikin abang bimbang dan ga enak hati.... ini sudah abang pikirkan dengan matang"
makin keras tangisan.... dan makin pilu dan menyayat hati...
"abang yakin aku mampu?"dan diiringi lagi dengan isakan dan tangisan yang panjang ....
"hem.... trus abang harus gmn lagi....!!!! abang juga tidak punya pilihan lain!!!"
"apa abang sudah memikirkan apa yang akan terjadi ma aku klo abang pergi....?!!!"
"abang percaya sama kamu.....!!!"
" tapi aku ga percaya ma diriku sendiri bang....hik...hik...sambil menahan isak tangis... "abang tau gmn sikap keluarga aku....!!!! dan aku takut... aku.... takut... takut menghiannati kepercayaan abang..."
................-------------.................----------..........................
" maaf, ini sudah jatuh tempo.. anda harus secepatnya pergi meninggalkan tempat ini.."
" hah.... anda siapa?...jatuh tempo bagaimana....!!! bukan kan ini adalah milik kami dengan surat yyang resmi pula dan dengan menguras keringat kami membelinya..."
"sebaiknya anda cepat pergi dan kemasi barang barang anda...sebelum terjad hal yang kita inginkan....."
"anda siapa ...?.. apa hak anda mengusir kami?..."
" cepat...................!!!!!!!!!!! anda sudah memancing kemarahan kami...."
"tidak.... ini tanah kami ....dan disini kami lahir dan kami dibesarkan.... anda mau apa silahkan lakukan tapi kami tidak akan pernah melepaskan apa itu hak kami...."
"jadi anda memang ingin terjadi pertumpahan darah..... rasakan ini...cret.....cret..."
.............................------------.....................-----------------....................................
" papa ingin kamu jadi orang yang berhasil dimasa depan"
"tapi ...papa tak menghargai aku..." dengan gusar dan keras hal itu dilakukan
"papah hanya menginginkan hal yang terbaik bagi kamu ....hanya itu...titik."
"papah sebenarnya peduli ma aku???"
"papah kurang apa sama kamu... dari mulai uang jajan..sampai semua pasilitas...apa itu blum cukup..?"
" papa pernah tau apa itu cita cita aku..apa yang aku impikan...?"
"alah anak muda kebanyakan hanya khayalan dan omong kosong...papah sudah lama merasakan asin manis kehidupan... jadi mohon hargailah papa"
"tapi papah tak menghargai aku"
" kamu sudah mulai berani melawan dan sok pintar..."
"bukan... seperti itu maksudku...!!!"
..........................---------------............................------------------....................
"hah...kenapa kaka tak memberikan aku kabar.. apakah kaka sudah tak menganggap aku sebagai keluarga lagi...... kenapa untuk hal yang sepenting itu aku tak diberi tahu... apakah karna aku tak pernah membantu dan hanya merepotkan..... kenapa...kenapa.... hekkk..hek...hek..."
"ini demi masa depan kamu"
" masa depan aku yang gmn kaka....??? justru aku merasa masa depan ku telah berakhir..."
" de... kaka mohon kamu tabah... dan kamu jangan berkata seperti itu.."
"kaka... selalu membohongi aku.... kenapa katakan semua baik baik saja.... semua sudah bisa di atasi... apakah kaka tak
mengijinkan aku untuk melihat ayah untuk yang terakhir kalinya?"
" maafkan kaka...kaka... ga mau kamu teranggu"
"terganggu...!!!!! maafkan aku kak..karna mugkin aku yang selalu mengganggu kalian....jadi kalian ga mau memberitahu aku"
"maafkan aku de.... kaka juga tidak tau akan berakhir seperti ini.....takdir memang semua telah diatur....."
"hik...hik....hikkk......"
" de......ade....adekku.............................."
tut...tut...tut...tutt.......................!!!!!!!!!!!!!!!!!
...................----------------................................------------------.......................................
"kamu tetap tak mau menjalakan prosedur yang sudah ada..... kamu sebenarnya atasan saya atau bawahan saya.."dengan geram dan amarah yang ditahan...
"tapi pak ....!!!! perasaan saya sudah menjalankan semua intruksi bapak..."
"tapi ko bisa seperti ini.... dan kenyataan dilapanganpun berbeda.."
"itu juga saya tidak tau pak"
"trus klo seperti ini siapa yangmau tanggung jawab.....!!!! saya itu sudah berpengalaman ...jadi saya tau akan berhasil atau tidak..... kamu jangan coba ngadalin saya.....!!!
"..?????>>>!!!@@@@@@"
.........................--------------------........................---.......
"kuping mu taro dimana... masa aku sudah sangat jelas kamu masih bilang apa"
"gw nanya baik baik ya....!!!lo jangan bikin gw naik darah...!"
"jadi lo mau apa klo gw ga mau kasih tau lo lagi?"
"jangan ngeles kaya baci deh lo... lo, tadi bilang menyangkut nama gw dan hal hal yang pengecut"
" itu lu denger!"
"gw cuma mastiin.."
"mastiiin apa??"
"klo mulut lo ga tw aturan... dan kurang ajar.. biar gw ga segan segan lagi untuk bikin lo babak belur.."
"hahaha.... memangnya gw takut!!!"
"wah jadi lo nantangin?"
"lo yang jual gw pasti beli"
"hati hati lo ya>>>!!!!
" udah jangan banyak bacot... klo lo mang jantan dan mau tau rasanya dijotos... maju..!!!"
buk...pak....geb......ah......awww.... rasain.... >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>....!!!!!!!
-----.......------------------.......-----------------------
"eh..de...sebenar
nya....""sebenernya apa si.....!!! kayanya kamu sudah ampir sepuluh kali bilang sebenarnya.....!!"
" eh...anu... gn...."
" gn apa?.... ya udah jujur aja..."
" iya aku tau... aku...@@@@@@???????????????..........!!!!!!!!!!!!!!! hem....(narik nafas panjang dan dalam)!!!!"
" aduh cepetan... kita dari tadi nih... aku harus ngerjain tugasku..."
"maaf.... tapi tunggu sebentar.... aku hanya mau ngomong ma kamu..."
"iya aku tau.... tapi ngomong apa.... masa dari tadi cuma aku... kamu...anu...!!! memang sebenarnya ada apa..."( dengan ekspresi bosan dan kesal)
"ya udah.... sebenarnya aku mau nany asesuatu ma kamu.... boleh kan?>>>!!!"
dan yang ditanya, hanya menatapnya dengan tatapan yang dalam...
" ko kamu diam.... boleh pa ga?"
dengan sangat bosan dan agak kesal meluncurlah sebuah jawaban....
" kamu ga liat aku dari tadi dimana, kamu ga tau klo aku dari tadi disini karna apa... kamu ga tau aku dari tadi disini ma siapa...!!!!! kamu ga tau.... klo aku ini banyak tugas dan aku masih nyempatin waktuku, buat apa dan karna siapa!!!!!!!!!!!"
heh......
setelah jawaban yang bagaikan air bah itu lalu menariklah nafas yang panjang dan
dipalingkannya muka....
" maafin aku udah bikin kamu kesal."denngan wajah yang memalas dah putus asa...
" ya udah sekarang...katakan ...ada apa dan kenapa? aku sudah capek dari tadi berputar putar..."
"baiklah... tolong jangan kau benci aku atau marah sama aku ketika aku sudah ngomong!!"
"iyah..."
"kitakan sudah lama saling kenal........!!!!!lama watu berlalu hening ...
" iya aku tau!!! lanjutkan..." barulah keluar lagi ucapan dari mulutnya...
"dari pertama tidak kenal.... cangung .... dan bahkan saling mencurigai..."
" iya aku ingat itu....trus....!!!"
" sebenarnya a.... ku... ya ...a...aaaa..kk...u..!!!!" keluarlah keringat dingin yang tadi hanya membasahi wajahnya kini sudah hampir seluaruh... badannya basah.... dan badannya pun sudah terliahat cape sekali...!!!!
dengan keadaan seperti itu iba lah juga hatinya..
"sebenarnya kamu mau ngomong apa?"
"a....kk...u... aku......!!!!!!!!!!!!!!!!!!"
.....................-------------------------.............................------------........................
"hik.hik..hik... apa ga ada jalan lain bang...?"
"sudahlah..... jangan bikin abang bimbang dan ga enak hati.... ini sudah abang pikirkan dengan matang"

makin keras tangisan.... dan makin pilu dan menyayat hati...
"abang yakin aku mampu?"dan diiringi lagi dengan isakan dan tangisan yang panjang ....
"hem.... trus abang harus gmn lagi....!!!! abang juga tidak punya pilihan lain!!!"
"apa abang sudah memikirkan apa yang akan terjadi ma aku klo abang pergi....?!!!"
"abang percaya sama kamu.....!!!"
" tapi aku ga percaya ma diriku sendiri bang....hik...hik...sambil menahan isak tangis... "abang tau gmn sikap keluarga aku....!!!! dan aku takut... aku.... takut... takut menghiannati kepercayaan abang..."
................-------------.................----------..........................
" maaf, ini sudah jatuh tempo.. anda harus secepatnya pergi meninggalkan tempat ini.."
" hah.... anda siapa?...jatuh tempo bagaimana....!!! bukan kan ini adalah milik kami dengan surat yyang resmi pula dan dengan menguras keringat kami membelinya..."
"sebaiknya anda cepat pergi dan kemasi barang barang anda...sebelum terjad hal yang kita inginkan....."
"anda siapa ...?.. apa hak anda mengusir kami?..."
" cepat...................!!!!!!!!!!! anda sudah memancing kemarahan kami...."
"tidak.... ini tanah kami ....dan disini kami lahir dan kami dibesarkan.... anda mau apa silahkan lakukan tapi kami tidak akan pernah melepaskan apa itu hak kami...."
"jadi anda memang ingin terjadi pertumpahan darah..... rasakan ini...cret.....cret..."
.............................------------.....................-----------------....................................
" papa ingin kamu jadi orang yang berhasil dimasa depan"
"tapi ...papa tak menghargai aku..." dengan gusar dan keras hal itu dilakukan
"papah hanya menginginkan hal yang terbaik bagi kamu ....hanya itu...titik."
"papah sebenarnya peduli ma aku???"
"papah kurang apa sama kamu... dari mulai uang jajan..sampai semua pasilitas...apa itu blum cukup..?"
" papa pernah tau apa itu cita cita aku..apa yang aku impikan...?"
"alah anak muda kebanyakan hanya khayalan dan omong kosong...papah sudah lama merasakan asin manis kehidupan... jadi mohon hargailah papa"
"tapi papah tak menghargai aku"
" kamu sudah mulai berani melawan dan sok pintar..."
"bukan... seperti itu maksudku...!!!"
..........................---------------............................------------------....................
"hah...kenapa kaka tak memberikan aku kabar.. apakah kaka sudah tak menganggap aku sebagai keluarga lagi...... kenapa untuk hal yang sepenting itu aku tak diberi tahu... apakah karna aku tak pernah membantu dan hanya merepotkan..... kenapa...kenapa.... hekkk..hek...hek..."
"ini demi masa depan kamu"
" masa depan aku yang gmn kaka....??? justru aku merasa masa depan ku telah berakhir..."
" de... kaka mohon kamu tabah... dan kamu jangan berkata seperti itu.."
"kaka... selalu membohongi aku.... kenapa katakan semua baik baik saja.... semua sudah bisa di atasi... apakah kaka tak
mengijinkan aku untuk melihat ayah untuk yang terakhir kalinya?"" maafkan kaka...kaka... ga mau kamu teranggu"
"terganggu...!!!!! maafkan aku kak..karna mugkin aku yang selalu mengganggu kalian....jadi kalian ga mau memberitahu aku"
"maafkan aku de.... kaka juga tidak tau akan berakhir seperti ini.....takdir memang semua telah diatur....."
"hik...hik....hikkk......"
" de......ade....adekku.............................."
tut...tut...tut...tutt.......................!!!!!!!!!!!!!!!!!
...................----------------................................------------------.......................................
"kamu tetap tak mau menjalakan prosedur yang sudah ada..... kamu sebenarnya atasan saya atau bawahan saya.."dengan geram dan amarah yang ditahan...
"tapi pak ....!!!! perasaan saya sudah menjalankan semua intruksi bapak..."
"tapi ko bisa seperti ini.... dan kenyataan dilapanganpun berbeda.."
"itu juga saya tidak tau pak"
"trus klo seperti ini siapa yangmau tanggung jawab.....!!!! saya itu sudah berpengalaman ...jadi saya tau akan berhasil atau tidak..... kamu jangan coba ngadalin saya.....!!!
"..?????>>>!!!@@@@@@"
.........................--------------------........................---.......





0 komentar:
Posting Komentar