ga nyangka, kadang kita begitu takut untuk jujur. bahkan untuk mengakui kejujuran itu pada diri sendiri aja kadang susah, nurani di jadikan no kesekian padal kita tau adalah hal yang benar, tapi peduli amat, kadang amat aja ga peduli. . kita juga tau itu salah tapi kadang kita begitu malu mengakui bahwa keadaan itu salah dan penyebab salahnya itu adalah dirikita, tapi kita beranggapan seolah olah kita akan hilang segala kehormataannya, padahal kita juga sadar kita manusia, yang ga suci atau kalo mau dibilang suci ga suci suci amat, tapi kadang ego kita begitu tinggi sehingga kita dihancurkan dengan ke egoisan kita sendiri.
begitu mudah melepaskam kesalahan kepada orang lain, tak ayall lain kesempatan orang lain begitu mudah melepaskan kesalahan kepada kita. tapi emosi memuncak katika itu terjadi, tipe pecundang kita pakai dan labelkan pada diri kita, ga mau disalahkan mau selalau disanjung, tapi keburukan selalu kita sembunyikan..
menunggu dan harus ditunggu, kejelakan akan semakin busuk dan terendus, siap siap untuk menerima semua akibat yang kita perbuat, jangan lari karena semua sudut akan datang semua kejelekan kita, sampai nanti ketika itu belum diobati dengan tobat tak akan pernah sembuh, selamat, jujur kepada diri sendiri.... semoga anda jadi orang yang beruntung...
begitu mudah melepaskam kesalahan kepada orang lain, tak ayall lain kesempatan orang lain begitu mudah melepaskan kesalahan kepada kita. tapi emosi memuncak katika itu terjadi, tipe pecundang kita pakai dan labelkan pada diri kita, ga mau disalahkan mau selalau disanjung, tapi keburukan selalu kita sembunyikan..
menunggu dan harus ditunggu, kejelakan akan semakin busuk dan terendus, siap siap untuk menerima semua akibat yang kita perbuat, jangan lari karena semua sudut akan datang semua kejelekan kita, sampai nanti ketika itu belum diobati dengan tobat tak akan pernah sembuh, selamat, jujur kepada diri sendiri.... semoga anda jadi orang yang beruntung...
salahku tuh mungkin ga merasa bersalah, aku juga pusing kenapa bisa begitu, ga habis pikir kenapa ada orang yang begitu tega, ketika aku lagi benar benar butuh akan hal itu, malah dengan tanpa tanda penyesalan semua ini dilakukan, apakah ini salah satu pertanda agar aku tidak begitu bergantung dengan manusia, dan mulai untuk menata kembali kehidupan yang sudah usang, ga tau lah, tapi yang pasti saat ini aku sedang merasakan kekecewaan yang mendalam..
ketika aku kecewa, tertawapun terasa hambar, makan pun terasa lapar kalo sedikit, apa lagi kalo lauknya ga enak mana mau nambah, badan tambah kurus kaya yang kekurangan giji, tapi emang iya si, kecewa itu bukan hanya karena cinta dan kita akan sangat mara ketika kita dikecewakan, tapi kita tidak tau ketika kita membuat orang kecewa, y sudahlah......
ketika aku kecewa, tertawapun terasa hambar, makan pun terasa lapar kalo sedikit, apa lagi kalo lauknya ga enak mana mau nambah, badan tambah kurus kaya yang kekurangan giji, tapi emang iya si, kecewa itu bukan hanya karena cinta dan kita akan sangat mara ketika kita dikecewakan, tapi kita tidak tau ketika kita membuat orang kecewa, y sudahlah......
Langganan:
Komentar (Atom)
