Pages

0
dibawa happy bukan berarti terpaksa... tapi hanya menikmati yang ada atau kata lainnya membumi... atau melihat dengan mata, dan merasakan dengan perasaan.
0

ko aku terus yang harus berkorban.. mang tak ada orang lain lagi yang siap untuk berkorban..keenapa si? suka banget liat aku menderita, lah bukan kamu saja kali yang suka liat aku menderita, bahkan semua orang kayanya tertawa ketika aku menangis... itu yang terjadi dengan kita .. begitu pintar kita merekontruksi dan mendramatisir semua masalah yang terjadi dengan kita... kita begitu lihai membuat alibi dari semua sebab yang terjadi, dan tau ga tau sadar ga sadar alibi kita selalu menguatkan kita bahwa kita lah yang paling menderita dan kita lah yang paling tidak beruntung....


sudah mah sakit kita suka menyakiti hati kita, hal yang mendukung dan membuat kita terluka selalu kita ingat ingat, tak jarang kita jadi makan hati, yang tadinya hanya kejadian yang sepele bisa jadi berbuntut panjang, dan bahkan dendam tujuh turunan, pintr ...pintar...


pernah berpikir untuk menyederhanakan semua nasib yang kurang baik yang terjadi bagi diri kita? kaya kita lebih memilih membalas atau kalo bisa akan lebih sakit balasannya dari pada yang kita lakukan, boleh jadi kita hanya terkena ludah, tapi kita akan membalasnya dengan ludah yang lebih bayak dan lebih menjijikan dan kalo merasa belum puas ditambah sedikit bumbu sumpah serapah....tapi ketika kita mencoba berpikir sederhana, anggap semua ini adalah takdir yang harus kita hadapi, dan kita akan mendapatkan kebaikan ketika kita tidak membalas, atau lebih baik lagi membalas dengan kebaikan... atau kalo lebih sederhananya gini "semakin jahat engkau padaku, maka aku akan semakin baik kepadamu"


berlaku baik pada teman itu hal biasa, dan semua orang bisa melakukan hal itu... tapi lain halnya dengan para abdi kebaikan maka mereka akan menebarkan kebaikan bagi semua, tak perduli siapa dan dimana>>>tak perduli terbalas atau tidak... tak perduli di hargai atau tidak... karna kebaikan baginya adalah harga mati yang harus berlaku pada setiap aspek kehiupan..bagi mereka dunia adalah lahan tempat memberi bukan mengeluh atau membalas..


ucapkan terima ksih ketika ada yang membuat kita terjatuh dan merasa tersakiti, karna kita sedang diberikan sebuah ujian, beruntunglah karna kita sedang disaring yang dapat membedakan mana emas mana loyang, mana pasir mana biji timah... semoga kita bisa bersabar dan sadar kerna semua akan kembali dan akan kita petik.


berkorban sediikit apa lah arinya karna disana akan ada kebikan yang banyak, tapi karna yang selangkah itu kadang berhubungan dengan ego dan perasaan kita, atau istilahnya selangkah yang menentukan... karna " dalam semua ada sesuatu dan di balik sesuatu ada semua"
0

kalo hanya sumpah serapah lebih baik aku tuli...

kalo hanya amarah...lebih baik aku pergi....

suara itu bukan suara..

suara itu karunia..


aku tuli...

aku ingin tuli..

aku juga ingin bisu..

aku ingin sepi..

biarlah aku teriakan dalam hati...

aku....tuli dan aku bisu.
biarlah aku bersembunyi dalam kesunyian
dalam dunia yang tanpa suara...
dalam kosong yang hanya Engkau, aku dan kerinduan ini...



0



memang ini bukan yang pertama, tapi tetap kejadian yang seperti akan selalu dan membuat jantung kembali harus dipompa secara kuat, huh... untung aja ga sampai jantungan.. ampun deh kalo sekiranya hal ini terjadi, tapi sumpah... walau ini bukan yang pertama tapi was wasnya tetep sama...

mang apa si yang salah....!!! kelihatan dan rasa rasanya semua seperti biasa.. ga ada yang kurang, atau memang benar seperti pepatah arab kadar kebikan yang sama antara kemarin dan hari maka termasuk merugi, apa ini yang sedanng diaplikasikan, ga taulah.. tapi begitulah... selalu bikin was was yang dibawahnya.... kadang berpikir kenapa harus ada orang seperti dia dengan kepercayaan yang luar biasa juga lagi, atau apakah ini sebuah cobaan dari sebuah ketulusan... heh.. ga tau lah... tapi yang pasti kalo kita sedang diatas apa yang kita lakukan dan apa yang kita perlihatkan.. sampai sikap sekecil apa pun kalo bisa yang namanya kejelekan jangan pernah diperlihatkan... apa lagi sampai sipat kesintemenan kita....

ga bisa dipungkiri si... kadang ada orang kerdil tapi berjiwa besar... atau kadang juga ada orang yang besar yang berjiwa kerdil... terus apa yang membedakan semuanya... ya itu lah paradigma atau sudut pandang kita, ketika kita memandang manusia lain sebagai komoditi atau barang, maka jangan heran ketika lambat laun hati kita akan mati pikiran kita makin tumpul... dan rasa kemanusiaan kita secara tak sadar lambat tapi pasti akan terenggut..karna apa karna kita sudah menjadi robot.... nah lo. kadang ketika kita melihat orang lain berdasarkan klecantikan atau ketampanan, suka dan tidak suka kita akan menjadi empu.. yang hanya bergaul dengan manusia entah dari mana atau di dunia mana... atau kalo mau coba..lihat dan pandang rendah lah semua manusia maka mau tidak mau..maka kamu akan dipandang sebagai orang yang paling rendah diantara mereka.. kalo tidak mau dikatakan sebagai binatang.

tapi kalo mau dipandang mulia... coba kau pandang manusia sebagai manusia yang harus dihargai dan disayangi atau kalo mau ihat lebih tinggilah mereka..yang akan kau jaga kehormatan kebahagiaannya, bahkan lebih kau dahulukan dari pada kepentingan dan keinginanmu. dan tanpa kau sadari maka aku kamu dan semua yang melakukan hal itu akan mendapatkan kehormatan di tempat yang tinggi dihadapan mereka, dan pangkat dan jabatan ini tidak akan pernah terganti dan diturunkan atau tidak adabatas waktunya sepanjang kamu melakukan hal yang mulia...karna apa karna semua manusia suka kebaikan begitupun Tuhan kita adalah yang tak akan pernah lupa mengganti kebaikan kita sekecil apa pun itu...pasti ada nanti creadit pointnya ... hem.. tai jangan lupa kejelekan juga..akan dibalas.. tapi ada garantinya selama belum bertaubat... kalo sudah taubat..semuanya telah dibayar lunas.

yah...dengan ini akhirnya aku akan kembai, berjuang dan berlari... mengejar dan menjadikan semuanya begitu berarti... kamu segalanya bagi aku, kebakan ku adalah kebaikan mu.. kesedihanmu adalah kesedihanku... semoga aku bisa memberikan semua yang aku punya demi kebaikan bersama..atau kalo pun tidak menjadikan kebaikan buat aku..biarlah aku menjadi sebuah lilin yang menyelamatkan semua....dan ingatlah dalam senyummu ada senyumku.... karna aku adalah kamu...
0

aku harapkan itu... dan berharap kamu.. walau ku ga tau apa mau kamu... tapi yang pasti aku mau kamu... untung dan baiknya sih.. kamu juga mau aku.. biar fair... and sama sama happy bukan gt...!!!

lah jangan pergi, karna kamu tau ga janjiku pada diriku sendiri, aku akan menjadikan orang yang sepecial bagiku, dengan baik, tak sebatas hanya ucapan tapi ini adalah janji dari seorang laki laki, karna aku akan tulus dan memberikan yang terbaik bagikamu segalanya, dari mulai ini dan itu sampai yang begini dan yang begitu.

lah gombal ya ... gembel atau kali ya... tapi lah begitulah tapi kadang yang dari hati itu kadang pulgar tapi kadang juga tulus karna begitulah adanya... maaf ini bukan rayuan atau sekedar janji janji semu untuk memikat hatimu.... ya boleh lah diri dan hatiku sebagai saksinya.. atau bila kamu tidak percaya juga, seribu bintang deh yang jadi saksinya...betapa ku mau hanya kamu... dan mungkin hanya dirimu satu-satunya terkasih....

jadi mau ya....!!! mau dong.. mau lah.... mau sih... ya kan...!!! ya dong ....!!! hahaha... maksa.. eh ntar dulu bkan maksa, tapi hanya memberikan pilihan yang terbaik, memangsi kalo untuk matri atau pengetahuan aku ga ada yang bisa kamu banggakan, tapi yakin lah..aku kaya akan hati, akan ku buatkan kau puisi setiap hari, akan ku bisikan kau setiap saat kata cinta, dan akan ku jaga kau sepenuh hati dan jiwa..sampai ku terhenti...!!
tapi jangan takut ga makan juga yah... karna aku juga mengerti untuk menghadapi saat sekarang ini itu belum cukup, aku tau dan paham betul akan hal itu.. so.. aku juga berjanji akan menghidupimu, bukan dengan hal yang banyak kalo itu ga ada, tapi kalo ada ya aku bersukur sekali tapi aku harapkan itu bukan ukuran bagimu, karna aku akan dan sudah berjanji, sekali lagi janji lelakiakan memberikan mu makanan, minuman tempat tinggal, dan pakaian yang halal karna aku harapkan akan muncul keberkahan karna kalo berkah walapun itu tidak banyak tapi akan cukup dan bahkan mungkin akan terbagi, dan aku yakin itu, jadi kamu juga yakin ya, seperti keyakinan ku tentang kamu dan semua ini.

oh... hampir lupa telah banyak bertutur kata, tapi akhirnya aku baru sadar diri, hahaha... aduh bagaimana mungkin ini terjadi dia tau aja belum... kamu kan belum ngomong apa apa sama dia... hehe... ya udah lah ... aku jadi mati kutu.. ga tau kenapa kadang kala ketika aku dihadapannya aku mati kutu, sibuk dan hawatir dengan keadaan ku... gerogilah gitu... tapi ya udahlah.aku sudah ber ulang kali telah memberikan isyarat suci padanya, dan aku harapkan dia mengerti dan mau ... tapi kalo ga juga ya tidak apa apa... !!! karna kebahagiaan mu kebahagianmu... dan aku tak ingin kebahagiaan ku menjadi dukamu.... akhirkata... semoga tau, mau dan mengerti hingga akhirnya jadi milikku....
ngarep.......
0
sampaikan salam ku tuk dia aku masih .... mengaharafkannya.,... datang dan mendekatlah karna bagiku kau adalah seseorang yang selalu, tapi tak kupungkiri kadang aklu merasa kau tak pernah... dan aku akui itu aku salah.... maaaf...

dihati masih tersimpan... dan mungkin tak akan kau ketahui,tentang dirimu masih tersimpan dengan rapih, aku tahu, kamu sudah pergi dan semua telah berlalu tapi mungkin kah masih ada harapan yang tersimpan untuk ku, yang mungkin akan kau buka lagi, karna aku tau aku salah.. dan aku menyesal..

mencoba tuk melupakan... tapi kamu semakin nyata, dan semakin tergambar dengan jelas, harapan kamu yang tak kusemaikan, kekahwatiranmu yang tak ku hiraukan, hingga kesabaranmu yang tak kuhargai, aku tau... aku salah..dan aku katakan sekali lagi aku menyesal...


rasanya baru kemarin ... semua itu menjadi sebauh hal yang kusia siakan tapi hari ini aku harapkan semoga waktu dapat terulang, harapan kembali terucap, dan kesabaran menjadi berbunga, karna aku berjanji kali ini aku menjaganya dengan keras hati dan penuh kesungguhan... karna kau... ingin membalas semua salah...

karnamu. karnaku...untuk dirimu... dan diriku... karna aku ingin kita pergi dengan kesan yang sama baiknya ketika kita berjumpa, dan aku akan kubur kesan yang buruk agar kita berpisah dengan doa dan kedukaan, karna kebaikan yang akan menjadikan kita kehilangan...


dariku, untuk mu pasti...
sampaikan maafku.. juga untuknya...
kenangan itu indah dan semakin nyata dihati dan di jiwa.
sampaikan salam ku untuk dia aku masih mencintainya.
0


tak perlu pergi apa lagi sampai berjanji takan tinggal pergi, karna aku tau hati mu masih di sini, dan aku akan selalu yakin akan hal itu, seperti halnya badai kamu adalah anginya dan aku adalah hujannya, dan kita akan selalu bersama.. tak peduli dengan apa dan bagaimana, asal kita yakin kita bisa terus maju...




lain hal... ketika kamu berniat untuk pergi, maka aku tak bisa berkata apa apa, hanya sedikit menyangkan sikapmu, yang terlalu terburu buru mengambil sikap dan keputusan, tapi lagi lagi aku katakan itu adalah hakmu, tak ada hak bagiku melarang ataupun sampai mencegah kamu karna kamu adalah kamu, sampai kapan pun aku berharap kamu adalah kamu adanya.
dan tak pernah berpikir kamu akan berubah dan memaksakan kehendak karna kamu adalah manusia yang mempunyai hati dan perasaan yang bisa berpikir dan bertinadak.



sama saja ketika kamu menjadi orang yang aku paksakan, aku menganggap kamu robot dan aku akan menjadi orang yang tidak berperasaan, dan aku pun tak mau menghadapi orang yang hidup bagaikan mayat hidup, jasad bergerak, tapi hati dan persaannya dikesampingkan, padahal hal itu yang menjadikan kita menjadi dihargai sebagai manusia, dan hendaklah kita menjadi manusia seutuhnya dengan menggunakan hal yang itu.

seharunya... memang aku yang sadar dan tak harus terlalu banyak berharap dengan orang lain, karna setiap kita mempunyai keinginnan dan keyakinan, dan setiap kita juga berharap keyakinan nya menjadi kenyataan, ketika kita menempatkan keyakinan kita diatas orang lain maka kita telah menjadikan pribadi pribadi yang egois, yang berpikir hanya untuk pemenuhan kebutuhan dan kesenangan dirinya tanpa memperdulikan orang diekitarnya, dan ini lah contoh orang itu, aku adanya...

akibatnya .... aku tanpa sadar telah memberikan kesakitan kepadamu walau aku harapkan sebuah kebahagiaan, bahagia menjadikan luka, menjadi layu dan terkerengkeng dengan keinginan yang rendah dan menghancurkan.... bahaya lagi.... kalo kamu bersumpah ketika kamu tidak meyakini sumpah dan keinginanmu...keputusan yang diambil hanya dengan satu pertimbangan apa pun itu adanya, seperti halnya rasa kasian.. itu akan membuat kamu sakit dan orang yang terlibat didalamnya.

stay cool....itu lah yang akan aku lakukan aku akan tetap bertahan apapun yang akan terjadi, tetap berdiri dan memandang tegak, tapi tak dipungkiri, aku berharap akamu tinggal dengan ketulusan dan keinginan hati kamu...



kamu apa adanya adalah aku adanya....
0



simpan semua .....
aku bukan lagi yang tangguh...
matipun aku tak takut..
datang padaku...
akan kuhadapi kalian dengan tanpa ketakutan..
kan kukubur dan kubakar semua,,,..
hingga semua hilang.....


jangan pernah pergi atau lari..
aku sekarang sudah mengeti...
hadapi aku atau kau buuh dirimu..
kan ku hantam kau dengan godam empu gandring...

aku akan melawan..
tak akan kuperdulikan semua...
aku ingin menjadi tameng sang Nabi di medan uhud...
aku ingin menjadi syuhada di medan badar....
atau kalo semua terlalu mulia biarkan aku jadi seekor binatang dari para ashabul kahpi...

celotehanmu...... bagaikan kasturi...!
memangil tapi tak berarti... kini hadapi aku..
jangan menjadi kompeni yang memanpaatkan keramahan sabng pribumi...
maju... jangan pernah mundur... atau kau akan lari...
hdapi aku...
aku sudah siap.. aku sudah ikhlas..
aku terlalu banyak mengeluh dan terjatuh...
aku tau mau dalam kubangan dosa,,
cepat....kan kutumpas kalian semua ....
0



kadang kita harus kehilangan dulu baru merasakan bahwa itu berarti, percaya ga percaya hal itu kerap terjadi. semakin dekat dan sering kita bertemu, bertegur sapa dan kita gunakan kadang bagi sebagian orang (termasuk saya) kadang semakin kehilangan makna, makin menganggap remeh dan gampang, yang tadinya penuh rasa hormat, sayang dan cinta lembat laun itu semua terkikis, sehingga yang pada awalnya kita jaga, rawat dan kita terapkan standar kegati hatian dalam bersikap dan berbuat yang ttinggi, tiba tiba menguap sudah....




apa ini salah???? ya secara manusiawi kadang kita sebagai manusia dihinggapi rasa bosan sering menyepelekan.... lalu sampai pada suatu ketika hal yang kita tidak anggap berarti lagi karena dekat dan selalu bersama kita hilang.... baru kita kelabakan...ga tentu arah, menyesal.... dan kenapa ya manusia itu selalu menangisi penyesalan.. padahal dia sendiri yang berbuat dan menghundang itu semua jadi nikmati aja.... tapi tidak segampang itu... menghilangka sebuah kenagan atau hal yang mengelilingikita... ketika kamu hilang ada sesuatu yang hilang dalam hidupku...




suami dan istri yang tidak punya komitmen baik itu keimanan ataupun hal lainnya, maka lambat laun akan dihinggapi kebosanan dan akhirnya mereka menganggap pernikahan adalah suatu permainan, yang ketika kedua belah pihak masih mau bermain ya lanjutkan., tetapi ketika sudah bosan dan enggan bermain lagi baik itu salah satu pihak atau keduanya, maka dengan amat mudah diakhiri,,,, eit... apa selsai sampai disitu... ya jelas tidak menurut saya, karna mau tidak mau percaya tidak percaya akan meninggalkan lubang didalam hati....




anak yang selalu menyepelekan orang tuanya, kebikan mereka sudah dianggap kewajiban mereka kepada kita, tanpa kita sadar kita harus taat dan patuh pada keduanya..akan sangap dan amat menyesal ketika orang tuanya telah wapat, dan apa yang terjadi, pentesalan itu hanya akan menambah kedukaan dalam hati, dan takan pernah berujung... jadi apa yang harus kita lakukan dalam kehidupan ini hanya dua hal.. dan saya jamin hidup kita akan bahagia...

syukur dan sabar adalah kuncinya......




jadi gimana????? gimana apanya ....!!! gini, ingat kata demasip.. "sukuri apa yang ada hidup adalah angrah, tetap jalani hidup ini melakukan yang terbaik" sampai sini aja ... bersukur... rawat semua yang ada, nikmati, kasihani, jaga dan tumbuhkan... apa yang ada jadikanlah berarti... jangan pernah menyesal dengan apa yang sudah terjadi, saatnya kita menatap kedepan.. karna hidup tak mengenal siaran ulang... mari melangkah...!!!!
0



lah mang mau ngapain? apa ga ada cara lain.....!!!
ga tau harus mulai darimana, arah yang diambil kemana, atau dengan tipe apa, atau juga dengan gmn,,,... pokoknya susah.. hari ini pingin nulis tapi ga tau tema yang mau ditulis... yang dipikirin banayk dikepala tapi ketika mau ditulis semua hilang seketika....mau nulis puisi eh... hehe ga inspirasi.. mau nulis cerita,, terlalu banyak hal yang mau diceritain sehingga belum belum udah pusing, atau mau curhat aja..... !!!! ide bagus tuh... tapi eh.. kaya nya semua kisah dalam hidup mang tidak layak diceritain... karna mungkin akan membuat luka lama terbuka kembali,..... lah no...kalo begitu mau ngapain cerita ga ada yang mau diceritain... curhat katanya malah tambah sedih.... bikin puisi juga mang kacangan ....

gini lah.. hari ini nulis apa aja... yang terlintas dikepala mulai dari nostalgia sampai cerita duka akan saya kupas..... tapi ga tau tuntas atau ga ya,,, karna kata itu terlalu terbatas untuk menerangkan apa yang sedang terjadi. lah lalu kenapa atuh bercerita kalo tidak mau terbuka dan tidak tuntas....



"nah lo.... !!!!!"



"ya mau mau saya atuh.... mang kenapa gt?"



"keberatan!!!!"
"bukan begitu... tapi alangkah baiknya kalo mengerjakan sesuatu itu harus tuntas....."
"lah... mau tuntas gmn... orang dimulai aja belum...!!!"
"belum dari hongkong... mang dari tadi tadi kita lagi ngapain...!!!"
"mang lagi ngapain..????"
"lahko ditanya malah balik nanya...!!! kepriben iki..."
"hah.... mau dari tadi lagi ngapain..."
"sampean iki kumaha atuh....!!!"
"nah lo mulai ngaco...."
"jadi masalahnya apa...????"
"nah.... malah nanya kaya gt lagi.... inikan malah bisa bikin masalah... tau henteu...!!1"
"masalah dengan apa siapa dan bagaimana??????"
"ngawur koe..... mang maunya ngapain.....!!!! balik lagi keawal...udah kaya wartawan aja ambo ampe pusiang...!~!!!"
"more patien please....!!!!"
"pay atention.......!!!! hari ini teh woyah kieu dan jam sabaraha....."
"nah itu lagi...malah bikin masalah tambah runyam aja....!!!!"
"katanya tadi ga da masalah..."
"ya itu...."
"itu apa ...!!!!"
"itu masalahnya ...!!"
"masalah apa ????"
"ya kamu..... kamu itu masalahnya.... masalahnya kamu.... "

makin ga jelas aja... ya seperti itu lah kita selalu hiruk pikuk... belum selasai... maaf maksudnya belum diselsaikan satu masalah, udahnyarei masalah lagi.... selalu begitu membuat semua jadi serba ribet dan kalang kabut,,,, mulai dari ini itu,,,, anu ene.... dan banyak masalah lainnya , dan yang lebih tragisnya masalah yang kita buat selalu kita lemparka kepada orang lain.... lupa ngaca... dan kalo ngacapun bukan ngeliat keburukan kita malah selau memuji kita.... dan ketika kita burem disepan cermin ... atau kata kasarnya jelek... bukan di benerin malah cermi jadi sasaran... atau kalo menurut pepatah mah kieu.." buruk rupa cermin dibelah" lah alau apa masalahnya, ya jelaslah salah... kadang oarng disekitar kita itu cermin akan memantulkan apa dan bagaimana kita,,,, jadi jangan marah ketika ada orang marah dan benci, hal yang pertama dan harus dilakukan adalah meraba diri... dengan hati ya inget..bukan dengan nafsu.... karna betulah.. ulah kita itu akan senantiasa menjadi sikap orang kepada kita... percaya ga percaya harus percaya... uji kasus.... coba lemparkan sebuah senyuman yang manis yang anda miliki keorang yang ada disekitar anda... apa yang kan terjadi... ente akan mendapatkan senyuman bahkan sapaan atau kalo yang indah lagi persaudaraan.... tapi kalo anda cemberut, udah gitu belum mandi, manyun.... dan geleng geleng kepala lagi... sambil mata melotot kepada orang yang disekitar anda... apa yang akan terjadi...???????????? silahkan mencoba....

lah ini juga.....kurang apa aku coba,,,, krang ganteng iya. kurang inter..benar....kurang baik..setuju....kurang kaya .... lah mang adanya ....jadi kenapa juga harus sakit hati....ngaca dong pake sendal, ngaca dong pake ilmu, ngaca dong pake baju.... lalu apa yang salah....????
nah in i salahnya ... kamu tuh keseringan ngaca .. jadi kadang anda ga peka.... lupa siapa dan apa ... kaya kacang yang lupa pada kulitnya..

nah lo jadi terlalu jauh.... tapi gini deh... aku tuh kan tulus banget....!!!!
tapi ko tulus ko ngarep....
hehe...iya juga ya....
ya udah deh gini aja.... aku tulus suka kamu...... dan akupun mau kamu tulus suka aku......!!!
haha....cinta dalam hati........semoga balik kehati aku juga,.... dan terpancar kehatimu...
nah...no orang.... gawat.....tapi baguslah.. karn kau bagian ku juga.
0
bahasa hati adalah bahasa kesederhanaan, bahasa keindahan, bahasa keluhuran, bahasa budi yang hallus, bahasa yang perasa, bahasa yang penuh dengan keindahan karna berawal dari kerendahan dan ketulusan... lain hati lain juga nafsu, bahasa yang di dendangkannya adalah bahasa gelisah, bahasa gegabah, bahasa menggebu, bahasa semerawut dan kadang bahasa ketergesaan yang akan menghasilkan nada nada kewaswasan yang memacu kegelisahan dalam diri..... tapi apakah ini salah.... ataukan semuanya tidak bisa disatukan....!!!

bukan itu maksud saya, saya tak bercerita tentang satu hal yang dipojokan dan satu hal yang diagungkan, saya hanya ingin memberikan sebuah gambaran tentang hal yang mana harus dijadikan sebagai pedoman dalam menjalani hidup... ketika hati yang didahulukan maka akan selau didampingi oleh kemuliaan, dan semoga kethawadhuan dan keikhlasa yang akan mengantarkan kita kegerbang kebahagiaan.... bukan tanpa nafsu... tapi hati yang harus jadi peran utamanya, biarkan nafsu jadi peran pembantu yangakan memompa semangat kita dalam berkarya, dan berjuang..... karna ketika nafsu dijadikan sebagai penduan kadang manusia jadi gelap mata dalam melihat setiap sisi kehidupan...

orang yang melakukan segala sesuatu dengan menggunakan hati maka akan menjadi ahli, dan keindahan dalam bertutur akan menjadi suatu hiasan yang melekat dalam dirinya, seperti halnya karna ketulusan lah yang menjadi roh dalam dirinya....



dari hati akan jatuh kehati, dan dari hati akan dirasakan oleh jiwa, mengalir dengan lembut menelusuri aliran darah seingga akan timbul suatu kenyamanan yang membelenggu orang disekitarnya dengan ketenangan ketentraman dan kebahagiaan yang mengesankan.. dari hati bukan berlebih tapi sebesar kemampuan, yang dari hati bukan imitasi tapi apa adanya, dan yang dari hati adalah memberikan seutuhnya...



semua kupersembahkan dari hati, semoga senyuman ini menjadi penawar luka, penghapus dahaga dan pengobat rindu... aku berikan ini tulus dari dasar hati, walau aku sadari aku tak cukup berani untuk mengatakan apa yang terjadi tapi biarlah senyuman yang tulus dan sepenuh hati ini menjadikan dirimu tau adanya diriku..



dari hati adalah keikhlasan.... semoga mengantarkan kita kegerbang kemuliaan....
0



entah terpaksa, atau dipaksa, atau memang bodoh.... ya tidak taulah niat dari semua itu...tapi yang pasti dari sikap yang setengah setengah itu akan menghasilkan suatu perbuatan yang setengah setengah juga..... kalo diibaratkan setengah jadi setengah bahagia, setengah tersiksa... tapi kalo tersiksa atau menderita kayanya sedikit atau banyak kadarnya tetep sama, menyakitkan dan bisa jadibikin ga bisa tidur dengan nenyak....

kalo dipikir dari pada melakukan hal hal yang setengah setengah lebih baik tidak dilakukan aja. karna akan banyak efek yang akan didapat mulai dari kerjaan yang tidak maksimal, kerja secara terpaksa dan hal nya pun segala yang kita lakukan akan menjadi beban bagi kehidupan kita.. seperti halnya memasak nasi ketika hanya setengah mateng apa yang kita rasakan ga enak lah... barang kali kalo dimakanpun hasilnya akan buruk, mulai dari sakit perut sampai muntah pun bisa terjadi...

hal yang setengah amat jauh dari kebahagiaan, karna yang setengah juga akan membuat kita bimbang, ketika kita merberikan hati hanya sebagian maka sebagian lagi yakin akan dihinggapi keraguan dan keterpaksaan, dan mau tak mau setiap kita menuntuk semua maksimal, tidak setengah setengah dalam berjuang, berkorban dan bertinadak, karna akhir dari keberaniaan yang seutuhnya atau pull disana ada kemenangan atau kemuliaan, akhir dari ketakutan yang seutuhnya maka akan lahir sebuah ketaatan, dan akhir dari sebuah pengabdian yang seutuhnya maka akan hadir sebuah kebahgiaan...

orang yang membala apa yangmenjadi miliknya dengan sepenuh hati maka dia akan mendapatkan surga, seperti halnya seorang yang mempertahaankan haknya ketika direngut maka Allah akan meridhoinya, seorang istri yang berbakti secara seutuhnya maka keridhoaan suami adalah surga bagi dirinya, dan seorang anak yang menjadikan orang tua seutuhnya maka kebahgiaan da pintukebaikan didunia dan diakhirat akan selalu memayunginya. sepenuh hati adalah sebuah keikhlasan..

sepenuh hati adalah sebuah penghambaan dan sepenuh hati adalah sebuah keberaniaan. sedangkan setengah hati adalah sebuah sipak pengecut, sebuah ketakutan dan sebuah penghianatan.. dan dibelahan bumi manapun dan siapapun akan tidak menyukai orang yang berbuat setengah hati, katakan tidak ketika kamu ragu, atau tinggalkan saja ketika kamu hanya ada stengah dalam menghadapinya...

begitupun adanya setiap jiwa akan mengakui dan menyadari bahwa setengah hati adalah sebuah bom waktu yang ditanam dan akan sangat membuat kita sengsara baik dia dan yang dihadapinya... tekadkan dalam berkarya, yakinkan dalam niat, rengkuhlah semua dengan semangat, jadilah pejuang yang akan disematkan pahlawan ketika belum mencapai tujuan... dan yakinkan diri ketika melangkan...

mari melangkah, dengan tekad, semangat, pengorbanan dan keikhlasan...
0

sejenak berhenti dari aktivitas....bukan berarti malas atau ga tanggung jawab dengan hal yang sudah didepan mata... tapi berhenti dan melihat apa yang sudah terjadi adalah sebuah kewajaran dan keharusan.... membaguskan sendi yang sudah mulai tua.. dan menyiapkan suku cadang baru bagii setiap mesin dalam tubuh ini yang sudah tidak layak pakai...

menunggu atau berhenti kadang sering sekali diartikan pasif... padahal kalo kita pikirkan, dalam menunggu kadang kita senantiasa aktif bahkan kalo dihitung berapa banyak aktivitas yang d ilakukan padawaktu itu, mulai dari menggerutu, ngomel ga karuan, cemberu ga habis habis, atau melamun... apakah itu bukan seebuah aktifitas.. tapi yang jadi alasan kenapa hal itu tidak dinyatakan sebuah aktivitas karna mungkin tidak menghasilkan. its ok... selama hal itu jadi ukuran, tapi jangan biarkan juga hal yang biasa ini kita lakukan terus menerus karana akan membuat waktu kita terbuang dengan percuma, dari marilah kita artikan mulai detik ini menunggu itu dengan istilah rehat...

lalu apa bedanya menunggu dan rehat....??? ya jelas beda lah. menunggu itu konotasi bagi sebagian orang adalah sesuatu yang membosankan dan pekerjaan yang paling kita benci. baik hal itu pasti ataupun hal yang tidak pasti... lalu apa artinya rehat... adalah berhenti sejenak... tapi kadang ada yang mengartikan berhenti itu mati dan akan dilintas oleh sang waktu... tapi santai hal ini tak akan terjadi bagi orang yang rehat, karna ada sebuah aktifitas yang dilakukan didalamnya....
0

emang kalo dah rizky ga kemana... dan itulah yang namanya jaji sang pencipta...selalu membuat kita senantiasa bahagia dengan hal hal yang tidak terduga duga.. padahal aku hanya diam dalam ketidak berdayaan ku.. lalu orang yang tidak aku prediksikan datang dan membawa secercah harapan.... bahgia aku dibuatnya... thak Allah..

kadang hal yang mencelakakan kita itu adalah sikap kita sendiri... mudah putus asa dan menyerah, dan menutup semua peluang yang ada dengan membiarkan semua tersiram dengan ketidak bersukuran kita.. makanya janji dan rizki yang tadinya akan datang kekita kita tolak sendiri,, makanya jangan pernah menyalahkan orang dengan keburukan yang menimpa kita, karna kitalah yang menanamnya dan kita pula yang akan menuainya... makanya berhati hatilah dengan sikap kita.

sebagai contoh... orang yang berbuat buruk sebenarnya sedang membuka peluang sesara bagi dirinya.. selian menciptakan musuh dia juga membuat jauh dari kepercayaan sehingga peluang uuntuk mendapatkan rizki dalam akan sedikit banyaknya tertutup.. karna Allah memberikan rizki bagi kita bukan melalui tangannya langsung dari langit.. tapi melalui tangan manusia.

hemmmm.... hari ini bahagianya bukan main ... mendapatkan kunjungan, hadiah ...dan sebuah kenangkenangan... kurang apa lagi coba...!!! makan banyak dan melimpah.. minum juga segar dan tawar.. hawa juga tidak terlalu panas karna ada tempat berteduh,... lalu apa yang dikeluhkan untuk sebuah kenikmatan...!!! sudah jauh dari cukup nikmat yang aku rasakan.... melalui silaturahmi kita yakin masih ada orang yang menganggap kita sahabat.. dan ada tempaut untuk berbagi sedikit tentang segala keluh kesah agar diri ini menjadi tabah dan kokoh kembali, dengan hadiah yang Engkau titipkan pada makhluk Mu hamba jadi yakin masih adakah artinya aku bagi orang ... walau tidak banyak tapi ada...dan satu lagi sapaan baik.... yangmenentramkan hati.. karna kata kata itu kadang membuat kita terluka dan dijauhi,, tapi hari ini banyak sekali kata mutiara kehidupan yang Kau persembahkan bagi hamba..


ya Allah jangan jadikan kami orang yang selalu mendustakan nikmat nikmatMu...kami hanya hamba yang selalu berharap kasih sayang darimu... karna kami tau semua yang berada dibmi ini adalah makhlukMu dan mereka akan memarahiku ketika Kau murka kepadaku... tapi akan senantiasa memberi ketenangan ketika Kau ridha akan tingkah lakuku.. karna semua makhluk bahkan para malaikat akan senantisa mendakan Ku......
jauhkanlah aku dari kufur dan keserakahan... jadikan hamba yang bersukur dan tabah dalam menerima takdirMu... karna ku hanya kehendakMu yang berlaku dan terbaik bagiku.
0
jangan pernah memaksa.. jangan pernah menekan apalagi sanpai mengintimidasi... buruk akhir yang akan terjadi berjalan lurus dengan awal yang tekberarti.....

aku ingin kamu apa adanya.... tak dibuatbuat dan imitasi, kamu adalah satu diantara berjutra tak akan sama dan tak pernah menyamai....orang tua boleh sama .. jalur pendidikan boleh sama.. perhatian dan kasih sayang boleh juga sama .. tapi kita tak akan pernah sama...!!!

jangan menyamai aku, karna aku satu satu nya .. a tau just and the only.. huh...dan aku juga ga pernah mau jhadi sama karna aku sadar aku berbeda . jangan pernah menyamakan untuk pap yang berbeda... karna kita beda maka kita harus banyak menimbang dan menghargai, karna apa yangkita anggap kebaikan boleh jadi hanya untuk kita tapi begitu amat sangat merugikan orang lain....

lalu apa hubungannya dengan menghargai... menghargai artinya kita memelihara keberagaman... menumbuhkan kepercaya dirian... dan menghadirkan karya yang berbeda..
kamu tak sama dengan ku.. dan karna itu aku menghargaimu...semakin sepasang suami istri bersama maka semakin jelas perbedaan ada diantara keduanya.. tapi, dengan keberbedaan ini kita akan saling melengkapi...takan indan hari tanpa da siang dan malam.. takan indah bulan tanpa ada bintang dan takan ada adam bila tak ada hawa.....

hargai diri kita makakita akan menghargai orang lain... dan orang lain akan menghargai keberadaan kitra... hidup untuk saling melengkapi dan membuat koloni.. karna kita adalah manusia bukan makluk yang sempurna dan serba mampu...kita ada karna kita menghargai...

malam ini malam gelap.
gelap dan senyap tanpa ada satupun yang terlihat karna kita sama..
lalu datanglah obor dan nyala lampu pijar..
enyahkan kebutaan dan kelemahan kia..

aku...
kamu...
dia ...
aku butuh kamu karna kamu berbeda...
semain jelas perbedaan kita semakin jelas aku membutuhkanmu...
dia pun begitu adanya..
dia dan kita dalam banyak perbedaanan tapi dalam satu kesatuan.
mengalunkan simponi kehidupan..
indah dan beraneka...
0

udah jadi kebiasaan diri kali ya.... suka banget melakukan hal yang ada manpaatnya... mulai dari ngupil...sampai ngelamun.... parah..!!! ga sadar atau memang memang sudah menjadi tabiat diri ... waktu yang begitu mahal hanya terbuang percuma... memang benar ucapan para rahib yang bijak sana "bahwa senjata apapun tergantung siapa yang menggunakannya"

dan inilah yang terjadi padaku... sibodoh yang tak tau dengan kebodohanya...simiskin yang tak taudiri bahwa dia membutuhkan kasihNya.. atau si sombong yang tak pernah merasa dan tak taudiri bahwa dia mikin dan hina.... begitulah adanya diriku..serigala yang melonglong ditengah malam... yang mengggetarkan sekitarnya... suka membuat ketakutan orang disekitarnya.. tanpa pernah sadar bahwa.. tak ada yang mersa nyaman dengan keadaannya... kedatanggannya hanya meninggalkan luka dan derita bagi sekitarnya.... atau mungkin jika bumi ini bisa bicara dan bergerak... pastilah semua kejahatannku yang belum terbuka akan dibongkar... dan akhirnya aku dihimpit diperut bumi... atau mungkin dibenamkan sampai kerak bumi agar ta pernah lagi bumi, langit dan seluruh malaikat melihat pendosa yang berjalan sdan berlaku bagai malaikat.....

semakin bertambah usia...bukan semakin memberi makna dan tahu akan keadaan diri dimana.... malah makinnyaman dengan semua dosa dan amarah nafsu... sehingga selalu begitu..bermain disekitarnya....untung .. untung...untung... karna Allah masih menyembunyikan semua dosanya... tapi.. ampun...bukan bersukur dan mencoba mengurangi dosa kalo tidak bisa dihabisakan malah..makin terbisa dan asik..!!

maunya apa si kamu...????? mang dah berani menghadapi gelapnya kuburan.... !!!! atau sudah begitu kuat sehingga merasa kuat menghadapi ijrail.. atau mungkar dan nakir.. yang kata dalam sebuah riwayat.. kedatangannya lebih menakutkan dari pada halilintar yang paling keras sekalipun...

aduh diri... kenapa kamu melibatkan aku.... kenapa kamu tak segera kembali... aku takut...dan benar benar takut.. karna kau tak tau kapan malaikat maut akan membisikan.. tau malah mencabut dengan murka yang seperti menyimpan sekam dalam bara... mengoyak jiwa kita melebihi kebngisan penjahat sekalipun.. atau kalo sekiranya digambarkan kematiaan itu adalah batas dari rasa sakit.... dan ingat tak hanya sampai disitu...kalo kamu berlaku nisata.... karna semua akan kembali dan menjelma menjadi makhluk yang meminta pertanggung jawaban dari jiwa yang sudah sengsara... datang dengan membawa bekal yang sedikit bahkan bisa dikatakan takberbekal.. tapi tanggungan dosa lebih besar dari samudra dan pegunungan......

aku tak sanggup... aku tak berani..hanya untuk membayangkannya pun aku sudah begitu takut...dan gemetar.... tapi alangkah munfiknya aku mengaku takut tapi tetap membangkang bahkan menantang dengan kesombongan...
ya Rabbi tolong palingkan nafsu kami dari semua angkara dan kesenaggannya.... biar aku hidup dalam lindungan dan bayang bayangmu... jangan kau jauhkan obor dalam hatiku... apalagi sampai memadamkannya...hamba yakin hamba sang pendosa.. tapi hamba yakin lautan ampunanmu lebih luas dari pada langit biru... dan lebih dalam dari hati manusia..... jadikan aku seorang yang selalu sujud dalam barisanMu... kumpulkanlah hamba bersama para kekasihmu... dan jangan jdikan semua yang lakukan dalam ketidak berartian... kalo sekirnya kehidupan ini akan makin menambah dosa hamba ... dan menenggelamkan hamba dalam kemarahanMu..panggilah hamba.. kesisiMu.... tapi hamba minta satu jangan pernah hilangkan keiman hamba... sedetikpun .....walau hamba adalah penggila dosa...

robbana dzolamna anfussana... wainlam taghfirlana lana kunnanna minal khosirin..!!!!
0

huh.... serba ga enak.... bawaannya enek terus....pusing buka karna masalah.. tapi badan yang tidak mendukung energiknya pikiran.... diajak mikir bentar. udah kaya dijatuhkan beba yang begitu berat....serba salah..bukan karna sedang marah... tapi karna tubuh yang lelah.!!!!

tidak ada pengecualian dalam sakit.... bohong orang bilang sakit gigi lebih baik dari sakit hati....itu hanya omong kosong.. karna bila yang sebenarnya terjadi ..sakit hati dan sakit gigi itu sama sama sakit dan mempunyai dimensi yang sama yaitu ketidak siapan badan atau ikiran untuk menghadapi hal yang diluar kemampuannya.....!!!

huh.....ssakit yang sementara saja sudah demikian mnyiksanya .... kalo lagi sakit, lupa semua kesehatan yang pernah menimpa tubuh ini.... semua kesenanga seakan tidak perna menimpa tubuh kita... lah pa lagi nanti apabila sudah didepan kasakitan dan kesenagan yang abadi...sumpah deh... saya mah lebih memilih sakit yang sementara ini.... karna mungkin kalo kita sudah tak sanggup lagi akhir akhirnya mati... tapi nanti... lah ga ada kematian.... maka saya akan menerima semua kesakitan yang saya terima didunia ini.... mudah mudahan saya bisa sabar dalam menjalaninya.... !!!!!

sakit ini semoga menjadi penawar semua dosa yang pernah dilakukan diri ini....!!!!
saya tidak berharap sakit... tapi ketika sakit tiba semoga saya tidak menjadi orang yang durhaka... yang melupakan semua nikmat sehat yang sudah saya terima....!!!
sukur ku ya Allah atas semua kesakitan ini..!!!! karna hamba jadi tau akan artinya rasa sehat dan bugarnya diri ini..!!!

0


huh .... serba salah.... ngapangapain juga ga enak.... makan enak enaknya cuma bentar doang.... atau jalan-jalan..tetep ga bisa mengusir sepi....!!!! serba salah klo lagi kaya gini... makan salah... klo gaada lauknya... ga makan makin salah..... ya iyalah secara lapar gt loh.... cacing dalam perut juga punya hak... dan kwajiban kita untuk memberikan subsidi makannan bagi mereka..... tapi ko jadi masalah cacing.... bukan itu masalahnya bos... aduh ...ampundeh kalo dah ngelantur..apa aja diomongin... pokus dong pokus.... gmn mau jadi presiden keluarga... eh salah negara... urusan aja semuanya msih dibuat general.... entar mau bikin kabinet model apa.....???@!!!!! .. eh jadi malah ngomongin masalah ploitik.... ga ada habisnya.... ya udah stop.....!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! kita harus pokus dan kembali...!!!!

ini lah yang jadi pangkal semua kessalahan dan kekesalan yang terjadi belakangan ini.....harus mulai dari mana...ya...!!! kayanya dimulai darimana pun akan tetap sulit menemukan akhir... karna ga jelas.... sepertihalnya yang berkecamuk dalam batin ini.... (cie elah pake bati batin segala).... " serius dong!!!" baik serius deh.... coba anda bayangkan oleh anda saya sedang sedih..... anda liat dikaca...pasang mimik muka anda ketika lagi memelas..... dan itu harus dengan all out .... atau pull expression ga boleh setengah.setengah...

hah.... ga tau homesick itu selalu datang dan ketika kita tidak siap untuk cepat pulang ginilah yang terjadi semua menjadi begitu sangat dan teramat membosankan.. jenuh ga tau pangkal pinangnya... eh salah maksudku ..pangkal ujungnya.... rindu...semua rasa mulai dari yang asam manis, asi bahkan kecutpun seolah tak punyai rasa.... semua begitu hambar......huh... trus apa yang terjadi.... kalo rindu mau pulang ya tinggal pulang... kan beres masalahnya....., terus apa lagi... ya inilah yang jadi masalahnya ... pengen pulang...tapi kesempatan blum ada...entah dari msalah waktu... kadaan...atau bahkan mungkin masalah pinansial tarkadang menjadi sebuah hambatan....

apasi enaknya pulang...????
bagi orang yang kerap merantau...barang kali hal ini tidak begitu menganggu... bukan ga kangen tapi karna sudah terbiasa mungkin itu juga.... tapi yakin setiap manusia dimanapun ada dan kapanpun waktunya pasti pernah mengalaminya....kangen...!!!!
bukan masalah ketemu atai bertegur sapanya.... tapi kadaan dimana kita dijadikan seorang saudara.... ditengah keluarga... ada canda tawa..berbagi kisah ... dan orang yangmendengarkan kisah kita itu mendengarkannya tanpa epek dibuat buat.... ikut bersedih dikala kasih kita begitu mengharu biru... tau kadeang ikut terawa dan bersukur ketika kita mendapatkan kebahagiaan.... inilah yang menyebabkan kita begitu ingin pulang.... kita ingin aktualisasi.... dan mau ga mau..percaya ga percaya keluarga memberika itu semua.... atau istilah simplenya gini "kita ingin dinggap ada"....
kelaurga...keluarga... ada ibu, bapa, kaka, ade dan saudara..bahkan tetanggapun yang tau kta sedari kecil mengetahui karakterkita yang sesungguhnya...itulah sebenarnya yang kita butuhkan.....makanya rindu pulang ialah rindu merasakan kehangatan... rindu kceriaan... rindu wangi temapt kita tertumpah darah pertama kali... !!!!!

kita akan dan harus pulang.... dan inilah yang terjadi pada setiap pase kehidupan.... kita datang dari awal.... walau kita berlari jauh ... dan terpelanting ditinggalkandan dijauhkan takdir... tapi yakin kita akan selalu kembali.... kembali.....di dunia kita rindu kampung halaman... tapi bagi kehidupan ada kematiaan.... jangan terlalu diperantauan..karna kadang akan mengaburkan tujuan... segera kembali dan segera pulang..... tapi bersih... kamu datang kamu pun diminta bersih ketika pulang.... barbagilah kebhagiaan dengan kebaikan pada keluarga...

harus kembal, akan kembali, dan pasti kembali.... yakin dengan semua itu...karna setipa awal pasti ada akhir... dan akhir yag indah yang kita inginkan semua.... seperti kepulangan prajurit yang disambut dipangkuan ibu pertiwi.... seperti bapak yang datang menjenguk kelauarganya... atau seperti sang anak yang pergi merantau mengadu nasib... dan disambut dengan senyum dan kehangatan ibu serta keluarganya.... jadilah kita orang yang selau dirindukankepulanggannya.. dan ditangisi kepergiannya..... dan aku berharap aku menjadi salah satu dari mereka yang selalu dirindukan.....!!!!

I love you mom....!!!!
I love you brother..!!!
I love you sister !!!!!

hari ini aku sngat merinduka kalian..... peluk cium dariku...!!1
semoga kalian selalu dalam kebaikan....!!!

0


hidup adalah perjuagan.. dan setiap perjuangan butuh pengorbanan... kadang senang ada dibagian akhir setiap episode.. tapi tak jarang juga kesedihanlah muara semuanya.... dan inilah dunia.... setiap orang hanya melihat secara kasat mata... berlimpah materi dikatakan bahagia..berlimpah rezeki dikatakan berkecukupan..seolah olah materi adalah ukuran yang dijadikan standar kebahagiaan..... da secara ga sadar kita selalu melihat dan bahkan memincingkan mata ketika ada orang yang kurang beruntung secara materi.....




itulah tadi..... akhir kadang bukan kebahagiaan..!!! mungkin bagi sebagian orang hal ini bisa dipahami dan dimaklumi...karna mungkin bagi sebagian orang yang sadar dan merasa kehidupan ini adalah sebuah proses.. dan hanya fana...kebahagian yang kita peroleh di alam dunia bukan yang utama...sehingga dia akan selalu kokoh tangguh da semangat dalam menghadapi kehidupan....!!!!




menoba berpikir sedehana memang tak sesederhana yang kita pikirkan...butuh proses sehingga menjadi sebuah kebiasaan... seperti makan ... dan berlari...ketika kita masih kecil dan kaki kita belum begitu kuat menopang semua beban tubuh kita.. apa yang terjadi ..kita senan tiasa terjatuh dan bahkan membuat orang waswas.... khususnya orang tua kita.... tapi lambat laun da pasti kita mempu melaluinya dengan semupura.... da secara ga sadar hilanglah rasa kekaguman kita dan rasa sukur kita akan karunia ini......dan kadang kita baru kembali teringat ini adalah sebuah nikmat ketika sebuah musibah terjadi... dan hal itu mengangu kebiasaan kita berlari.... dan barulah kita tau diri bahwa itu adalah sebuah nikmat yang harus disukuri..!!1




yah...sederhana...ketika kita masih kecil dan baru menginjakan kaki kaki mungil kita didunia, kita begitu sederhana... malihat hanya dengan apa yang kita lihat.. mendengar dan selalu ingin tau..walau semua itu terbatas.... sederhana dalam mnjalani kehidupan... mancoba...mencoba...dan mencoba...... kita tak takut dengan kegagalan..kta tidak takut dengan cemoohan... dan tak kita hiraukan juga segala kluh kesah..karna kita tak pernah tau rasanya mengeluh...sampai lambat laun orang dewasa disekitar kita mempengaruh kita untuk menjadi pintar dalam berputusasa...... pandai dalam mengeluh... dan jago dalam menyalahkan orang lain....subhanallah......




memang ada bagusnya menjadi dewasa... menakar semuanya dengan lebih dalam dan dengan banyak pertimbangan.. tapi bukan itu pula yang harus kita lakukan.... mengesampingka sesuatu yang sudah sangat medesak... dan diburu waktu.... karna kita harus melangkah..kita harus berpindah tempat... atau kita harus... berlari ...jangan terlalu banyak pertimbangan, cukuplah sekali atau duakali dalam menimbang.... jangan terlalu banyak karna kesempatan itu selalu berkaitan dengan waktu.... kesempata itu berkaitan dengan karunia... yang kadang hanya datang sekali dn harus kita pergunakan dengan sebaik baiknya.....




dalam bertindak dan berkarya.... jadilah kita simungil yang tak terlalu banyak bekata tapi hanya perlu mencoba..... dan saya akui ini tak semudah yang dibayangkan.... dan kembalikan keberniaan kita menjadi seperti masa dulu.... yang tak banyak bicara hanya berkarya... tak banyak menyalahka tapi berhasil..... yang tak banyak bergantung tap membuat semua orang tertawa dan bahagia... jadi mawar.. yang mekar di alam yang sudah kerontang dan gersang...


buat semua mengerti bahwa kita begitu berarti... dan itu bukan dengan kata.. tapi dengan tindakan nyata... selama menberi arti dalam hidup yang kita jalani....