muramlah hari ini aku dibuatnya.... ap
a yang tadinya tidak diperdiksikan terjadi... semua diluar dugaan. semua diluar kehendak...pergi tanpa harus dipinta dan datangpun tanpa ada yang mengundang.. dihindari tak bisa, dijauhi ntar disangka pengecut, atau pura pura ga tau ja..... lah itu juga tabiat dari pecundang... ya jadi beginilah keadaanya," semua terlalu nyata untuk tidak dihiraukan".sepeti.... ya seperti... itulah yang terjadi ketika kita tidak siap..kekalahan yang sudah bisa diprediksi...rasa ma
lu yang seharusnya diterima... karna salah.memandang hanya dengan sebelah mata dan tidak mengintip dahulu apa yang terjadi diluarsana... ini tiba tiba mengambil keputusan yang terburu buru tanpa ada obserpasi dan peninjauan kasus terlebih dahulu.... ya tadinya ... tadinya mau berjudi kaya gitu.... tapi lah inilah diri ...selalu tidak siap dengan sisi negatif yang akan diperoleh... da siapnya hanya selalu dengan kesenangan dan rasa bangga atau istilah kerenya positive side.ini diawali..dari kata yang berbalas... sikap yang berbalik dan simpati yang salah arti... memang ini sebuah gelagat.. tapi bukan dengan cara yang seperti dan secepat itu...lah aku tau diri... tapi tak cukup tau orang dan keadaan.. karna kalo hanya tau diri saja, dan tidak dengan sekitar.. seperti binatanglah kita adanya...kepentinggan selalu dijadikan utama.. dan dijadikan standar kesenangan..padahal dibalik itu semua..kebahagiaan orang lain dipertaruhkan...mungkin dia akan kelu menjawab.. dan mungkin bisa gagap dan hilang akal sehat dan akhirnya dijadikan pecundang... dan apalah jadinya kita.. orang yang jahatlah keadaanya, yang bersenang diatas kesedihan dan nestafa orang lain...
sebenarnya.......ini semua diluar kehendak dan kendali diri... aku inginnya semua win... atau istilahnya win win solution tapi inilah yang terjadi. ada pihak yang dirugikan dari kesewenang wenangan... dan itu keselahan... karna kebaikan itu akan selalu memberikan rasa nyaman dan kemenangan bagi semua ... ketika ketenangan tak kita dapatkan dan rasa nyaman tidak kita dapatkan berarti bukan hal baik, tapi hal itu adalah apatisme... isme...isme kebinatangan yang bersemayam dalam setiap manusia... dan apabila itu semua dibiarkan tumbuh apa adanya, maka kita akan menjadi binatang pada hakikatnya...
kalo diibaratkan....kacang yang dijual tanpa kulit... jeruk yang dijual tanpa cangkang... atau mungkin cangkangnya saja yang dujual tapi isinya ditanggalkan... ga bakalan laku malah jijilah orang yang akan membelinya... jangankan untuk dipasarkan untuk dijadkan pajangan aja hanya akan memberikan aib bagi penjualnya... dan inilah yang dihasilkan dari kerja yang dicampur adukan, antara hal yang salah dan yang benar.
tapi ya sudah lah....yang lalu biar berlalu.... tapi bukan tanpa evaluasi atau penyesalan..karna keburukan akan digugurkan, ketika ada penyesalan didalamnya...tapi jangan juga kita berhenti berkarya dan berbuat terlalu banyak pertimbangan... dan malah membuang semua model yang tlah kita perbuat... just choose it.... find which is good and which is bad....and harus mengunakan semua pertimbangan.. bukan hanya diri, tapi orang dan sisi yang berbeda .. karna kebenaran itu adalah kebaikan bagi semua.. tapilain halnya kebaikan blum tentu benar bagi semua... jadikan benar sebagai barometer.. jangan baik...
just say it apa susahnya.....ya..ap
a susahnya ...katakan salah bila salah..katakan benar bila benar... katakan cinta bila cinta...katakan benci bila benci... katakan merah bila merah... katakan putih bila putih... katakan apa adanya dan katakan dengan sejujurnya...just say it.....





0 komentar:
Posting Komentar