Pages

0

pagi ini hujan lebat sekali, berbanding lurus dengan kemalasan yang mendera diri ku... mulai dari malas bangun, malas ngerjain tugas, sampai untuk lihat jam ditangan yang jaraknya sekali hentakan tanganpun luar biasa malas, apa yang salah dengan diri saya, setelah digali dan ditelisik ternyata saya tak berdoa ketika saya tertidur, dan tidur tanpa aturan, gelandang kesini dan guling kekanan, pokoknya ga karuan. kembali lagi kesoal pagi yang menyerang dengan kemalasan, saya pun terbangun tapi untuk membuka mata takut sekali, takut sulit tidur lagi padahal itu teramat sangat jarang terjadi, atau takut kedinginan, padahal dari awal tadi sudah kedinginan karna lupa ga tutup pintu akhirnya udara dan nyamuk ikut sekalian menyergap saya, tapi karena kemalasan yang diundang dan walaupun tak diundang pun sering sekali datang itu saya nikmati sepanjang malam itu, akhirnya saya terbujur kaku melanjutkan tidur yang sudah amat sangat teramat mepet waktu subuh.

sambi teriak kaget karena dibuat buat saya bangun dengan tergopoh gopoh, alarem yang tadi malam saya atur sedemikia rupa sudah tak mengeluarkan suara, mungkin kalo sekiranya itu manusia dia merasa kehabisan kata untuk tukang tidur seperti saya karena semua teriakannya saya anggap angin lalu, yang hanya datang untuk membuyarkan satu mimpi beralih kemimpi yang lain. jalan dengan aga bahkan amat sempoyongan menuju kamar mandi yang jaraknya hanya butuh bebrapa detik, tapi berubah menjadi bebrapa kilo bahkan kalo dibandingkan dengan busway atau metro mini saya masih kalah lambat, karena jadi banyak halte yang harus saya lewati dan saya satroni, dengan tujuan mengembaikan ingatan saya agar menjadi 100% lagi.

barakhir dengan sholat yang sangat telat, pergumulan dibatin saya tak juga habis, badan sedemikian santai tapi pikiran sudah kepikiran tugas, dan penyesalan kenapa tadi bangun elat dan tidak cepat cepat.. tapi bukannya motivasi ini membangkitkan semangat saya malah diluar prediksi, saya kembali merebahkan segenap indra saya dan akhirnya saya tertidur lagi, dalam balutan pagi yang syahdu, yang menyimpan banyak semangat dan hadiah tapi saya lewatkan dengan tidur yang damai, sedamai waktu kampanye, sedamai perang dingin amerika dan uni soviet jaman dulu.

saya insyaf Allah semua berawal dari awal.... dan berakhir sesuai dengan awal, jangan biarkan saya lengah, biarka saya selalu menapaki jalanmu, memandangi pagimu yang penuh semangat, bukan kemalasan dan kelalfaan..

As Sung by Cat Stevens


Morning has broken, like the first morning
Blackbird has spoken, like the first bird
Praise for the singing, praise for the morning
Praise for the springing fresh from the word

Sweet the rain's new fall, sunlit from heaven
Like the first downfall, on the first grass
Praise for the sweetness of the wet garden
Sprung in completeness where his feet pass

Mine is the sunlight, mine is the morning
Born of the one light, Eden saw play
Praise with elation, praise every morning
God's recreation of the new day
0

aduh... mau nulis apa ya.... pusing benget jadinya, mau tulas tulis tapi ide mentok, ga tau mentok ke apa, yang pasti semua serba mepet, muncul bentar.. ditulis nguap gitu aja, ga nyangka lebih cepet dari kilat, heh.. lebay mungkin tau lah.... ga taulah.. namanya juga lagi lupa diri, mau ngamuk ga ada alasan, mau ketawa ga ada kejadian yang bikin ketawa, mau ngapa ngapain juga kayanya ga cocok.... akhirnya aku iseng iseng maen lupa lupa diri, harapannya si agar fresh nantinya, malahan yang ter jadi malah semakin runyam, serunyam tulisan ini yang ga tau arah dan lajunya mau kemana..

ga ada alasan saya mau jadi orang lain, karena untuk membayangkan kesulitan yang saya hadapi aja sudah sedemikian amat sulit, kadang pontang panting kaya anjing dikaejar kucing... eh salah ya, maksudnya kucing dikejar musang... mang ada gitu, ya ga tau juga si ada apa engga, yang pasti.. kagetlah bukan maen, atau kalo mau lebih dramatis lagi, coba bayangkan anda seorang ibu ibu, dan dalam keadaan ga punya duit lalu datang tukang kredit, padahal minggu minggu kemaren udah bikin alasan untuk tidak bayar, bagaimana yang anda rasakan.... pasti ga tau kan kalo belum terju langsung, baik lah selamat wawancara dengan ibu yang punya pengalam macam itu.

hem... selalu menyenagkan melihat orang baru, ada tantangan yang tidak langsung menggoda kita untuk menaklukannya, dan menjadikan bagian dari kesuksesannya dan kesuksesan kita. ga kenal adalah awal yang indah, ga bersahabat adalah permulaan yang sempurna, acuh adalah background yang mantap, ko bisa?????? nah itu pertanyaannya... nah justru itu juga jawabanya... disana ada sebuah uji mental, kesejatian da strategi yang mengundang kita untuk mematahkan semua anggapan semacam itu, jadikan lah kita orang kepaercayaannya dengan berbuat sesuatu yang menyenangkannya...

Tetua menyatakan apa yang diawali dengan baik akan diakhiri dengan baik juga, tapi lagi lagi saya terkurung disana... terkurung dalam ketidak pahaman awal, saya pun bingung harus menentukan akhir yang bagaimana..ya sudah saya tutup tulisan yang saya pun ga tau apa maksudnya dengan tanpa basa basi...
tapi tunggu sebentar, untuk kali ini saya membenarkan perkataan orang yang "apa bila mau melihat seseorang lihat saja perkataan atau tulisannya" untuk kali ini saya mengalah tanpa sarat, karena saya pun sedang lupa diri...
kita cinta timnas indonesia..
AFF 2010...we are THE WINNER.

0
semua terasa berbeda.....jangan tanya hanya ada dipikiran akan jadi kenyataan..takut, tegang dan merasa dipojokan kita bikin sendiri dalam pikiran kita.. naif memang naif apa yang ada dipikiran kita, jangan bermain dengan hal yang kotor atay kemungkinan yang tidak tidak, karna kita akan takut sendiri dengan apa yang kita pikirkan, merasa terpojokan sampai membenci orang dan keadaan..

menjalani, bukan membayangkan tapi menjalani kenyataan.. dan aku selalu terperangkap dalam pikiranku sendiri sepi, dan dikucilakan dan effeknya aku murungkan mukaku sehingga membuat orang disekitarku memberikan balasan yang sama..

jalani... karena kita akan tau apa yang kita hadapi, hadapi karena kita akan tau apa yang harus kita lakukan... lakukan karena akan ada akhir dari semua itu.. bahagia atau duka, kita yang memilih mendengarkan dawai dari senar yang kita petik.
0
ga kurang... mungkin, lebih juga ga tau.... dibilang yakin ga, di bilang ga ragu...juga iya...nanti di lanjut...
tapi untuk sementara kurang lebih.