
heh..... capek dibuatnya..!! ga beraturan dan sembarangan menjalani hidup tanpa aturan, aturan yang ada tak diindahkan, malah kadang dijadikan sebagai batu sandungan yang kerap disisihkan... padahal aku tau aturan adalah hal yang akan membuat kita cepat sampai tujuan dan selamat dalam perjalanan.. karna, para pendahulu kita atau para kekasih yang menunjukan jalan kebenaran selalu memberikan anjuran yang semestinya kita harus kita jadikan aturan untuk mencapai tujuan...!!!
kali ini aku mulai menepi..setelah babak belur dihajar kenyataan... disudutkan oleh prilaku diri.. dan pontang panting dikejar akibat dari sebab yang telah aku perbuat....
aku yang salah, aku yang mulai, dan mestinya aku yang bertangung jawab....tapi aku lari dan mencoba untuk mengingkari semua.... pengecutlah aku dijadikannya..!!! dan inilah gelar yang aku sematan pada diriku... pecundang yang dilahirkan.
terpuruklah aku dibuatnya....terjebak dalam lumpur hitam yang semakin lama akan semakin melenakan bahkan melupakan jati diri ini.... yang akan diminta kembali dalam keadaan suci dan tak berdebu, debu kedengkian, amarah, mendua dan salah kaprah. dan tau kan kau, semua kejelekan yang
menimpamu adalah undanganmu... karna kejahatan akan mengundang keburukan dan kemelaratan, dan itulah yang kamu sudah ketahui dari kebenaran firman yang telah diturunkan " kebikan datangnya dari Allah dan keburukan datangnya dari diri kamu sendiri" dan berulang kalilah kamu berbuat hal seperti itu. jadi jangan kau salahkan Tuhanmu ketika keburukan selalu mengiringi langkah hidupmu.dan inlah tabiatnya kita sebagai menusia, baru akan sadar setelah semua pernah menimpanya, dan begitupun dengan aku... berharap Kau menyambutku kembali dalam pelukanMu, gapailah aku, aku ingin berlari tapi kakiku pincang dicedrai oleh bumerang yang kulempar sendiri, aku ingin tegak berdiri tapi aku rapuh diterjang nafsu yang selalu aku umbar... tapi semoga Kau kuatkan aku karna aku benar-benar mencintai dan merindukanMu.
sadarlah.... kembalilah... inilah yang selalu diucapkan dengan parau oleh nurani, yang walau sudah sekian lama dia kusisihkan bahkan tak kuanggap keberadaannya, masih saja memperingatkan dan membisikan kebaikan untuk diriku...maafkan aku.. kini aku kan kembali... ku harap cukup aku
terpuruk dan menjadi pelaku yang mengingkari hati dan dirinya untuk sekali saja.. tapi aku harapkan kau nurani tak pernah bosan atau lelah membisikan kebaikan padaku.. aku tau kau akan selalu bertempur dalam arena yang dasyat dan luas... dan aku tau tantangan yang akan kau dapatkan jauh lebih berat dari yangaku bayangkan, mungkin kau akan berdarah darah, dan mungkin nanti akan sampai diujung kematian... tapi aku selalu mendoakan kau lah yang akan selalu jadi pemenang dari semua itu, karna aku tau panglimamu adalah sang pemberi kebenaran dan kebaikan bagi semua....kebaikan yang akan selalu akan kupinta dari apa yang aku perbuat dan akhir yang baiklah yang selalu aku pinta.... dan aku berharap aku bisa mendapatkan orang yang baik yang akan pergi dan berjuang denganku.. yang selalu menjadikan nurani dan kebaikan diatas semuanya... karena aku sadari aku adala
h manusia, yang akan mudah goyah dan berubah... dan aku harapkan dialah yang menjadikan perjalananku menjadi tabah dan indah....untuk menuju keharibaanNya ...!!!dan aku merindukannya... sedemikian rindu, dan berharap Engkau pilihkan dia untukku.. dan peruntukan dia bagiku...karna aku tidak mau jauh dariMu lagi dan dengannya nanti akan ada yang mengokohkan dalam jalan menuju rumahMu, atau sebaliknya, dan menjegal kaki ini ketika berpalig dariMu.





0 komentar:
Posting Komentar