Pages

0
tanpa cerita..
tanpa kata...
hampa...
hening...
membeku...

ga ada kelanjutan..
diam tanpa ada tujuan..
arah yang hilang kemudian....

ketika semua tak berawal maka semua adalah kosong...
0
tak semua menunggu itu menyebalkan.. kadang ada hal yang dinamakan menunggu itu sebuah kesenangan.. ketika kita tau apa yang kita tunggu adalah sebuah melapetaka, atau malah sebuah derita... maka kita akan lebih memilih untuk menunggu...

menunggu adalah berharap, karna kita beum tau apa yang akan terjadi berikutnya, kita masih ada kesempatan untuk membuat sebuah permintaan terutama kepada tuhan yang bisa membolak balikan keadaan, jangan pernah berhenti berharap karna harapan adalah yang membedakan bahwa kita adalah manusia, yang perlu tempat bernaung dan bersandar....!!!

menunggu adalah kegiatan yang terindah ketika kita membuatnya indah.....
0
jangan sampai menjadi orang lupa diri, bagaikan kacang upa kulitnya, bayi lupa ari arinya atau mungkin murid lupa gurunya. ga keren tau, karna akan banyak mendapat celaan karna semua orang akan ikut tidak suka dengan semua pribadinya, kaya nolonganjing kejepit, ditolong malah ngegigit, itu kasarnya atau kalo ga tau balas budi hanya d itingga pergi tanpa berkata thank..

tapi itu lah manusia, jadi ga salah ketika ada kisah korun, sahabat nabi sampai yang dalam negri pun ada dan lebih dahsyat lagi... maling kundang, dikutuk menjadi batu karna tak tau diri...

loh mang apa sebabnya? ko bisa lupa diri kaya gitu.... gini ceritanya.... tapi sebelumnya kita meminta kepada Allah agar dijadikan hamba yang senantiasa bersukur dan sabar dengan semua pemberian Allah kepada kita.. lalu apa? gini yang namanya harta itu kadangf membuat orang silau, dan percaya atau tiidak harta itu bagaikan air dilautan semakin kita menumpuk akan semakin kita diuat haus, yang tadinya bercita cita ingin punya sekarung tiba tiba akan berubah ingin menjadi segunung.

memang unik dunia ini... segala macam tersedia bagi manusia, dan menurut FirmanNya "dunia akan mempu mencukupi kebutuhan semua makhluk yang ada didalamnya, tapi tak akan pernah cukup untuk mencukupi nafsu seseorang yang rakus" mantap.... inilah yang namanya nafsu manusia itu tanpa batas... dan katika kita mengikutinya maka pada hakikatnya kita sedang menggiring untuk menyengsarakan diri sendiri....

dan satu lagi dengan tau diri maka kita akan tau Tuhannya, dan ketika kita tau diri kita akan selalu menjadi orang yang berbudi.
0
cobaan itu datang...
tak selancar aku berkata kata aku ambruk.....
aku kecewa....

inilah artinya, semoga ada manfaat dari puasa....
jangan biarkan aku mengutuki orang dan menjadi orang terkutuk...
aku ingin kembali...
0
tulus, ga terukur, ikhlas....
hanya minta balasan dari Allah....

aku rindu akan cinta dan kasih Mu....
semoga kebahagian ku saat bertemu kau segerakan...

0
tak pelak setiap peristiwa dan kejadian selalu punya dua, awal dan akhir, atau jika kita konotasikan awal adalah kepala dan akhir adalah buntut....awal dan akhir adalah sebuah kesatuan yang paralel yang akan selalu bersinergi, awal akan memberikan akhir yang baik jika diawali dengan sebuah kebaikan, begitupun dengan sebaliknya jangan kita berharap kebaikan katika kita mengawali dengan keburukan. kita harus kembali lagi untuk memulai....

jangan berniat katika kita mengawali untuk mengakhiri, karna itu adalah sebuah kebohongan dan kejahatan.. kemunafikan yang hanya disembunyikan, mengawali untuk selanjutnya berniat untuk mengakhiri atau dengan kata lain membunuh dan menghilangkan sebuah harapan. karena aku dilatih dan dibimbing untuk selalu memberikan kehidupan dan harapan walau kita mengetahui akan ada akhir dari setiap tragedi, tapi bukan kita bermaksud akan menghentikanya... mengakhiri dengan sikap kita sedang mengawali dan memberikan sebuah kehidupan adalah keberanian dan pemberi harapan, jangan sampai ada orang yang kecewa dengan apa yang terjadi, biarlah kita mengakhiri dengan keadaan kita tersenyum dan asa kita tetap menggantung, karna katika bukan kita yang meraih semoga orang lain yang melanjutakan dan merasakan kebaikan di dalamnya.
0
tak pernah habis kata untuk menggambarkan apa yang sudah terjadi, ketika semua telah berlalu kesedihan kesenangan dan kesakitan hanya sebuah kenangan, yang semuanya menjadi indah dan bermakna, kesedihan hilang, tinggal rasa ketangguhan kita karna itu membuat kita semakin tegar menghadapi hidup, atau kadang tersenyum sendiri karna kita begitu geli menyaksikan memori kita tentang cara kita menghadapi sebuah dilema, atau bahkan kita tersenyum dan meneteskan air mata haru karna kita teringat akan kesenangan yang telah kita lalui da kita selalu merindukan itu...

kemarin adalah kenangan, kemarin adalah sebuah pelajaran, kemarin adalah sebuah episode yang telah berlalu, jangan dirisaukan tapi jangan pula dilupakan karna disana ada banyak cinta,cita, harapan dan pelajaran.. kamarin adalah indah dan selalu membuat kita berkata dengan penuh imjinasi...

kamrin adalah kenangan .....
0
ga salah ketika ramadha full of barokah, dan memang kanyataannya seperti itu, kebahgiaan bertebaran dimana mana, muka yang ramah dan makanan yang allah jadikan jamuan bagi orang yang berpuasa begitu melimpah ruah, semua orang ingin rizkinya dimakan oleh orang lain, coba di dunia macam apa itu terjadi, di jenis manusia yang bagaimana itu akan dilakukan, tidak mungkin orang yang penuh dengan keserakahan, atau pun orang yang selalu iri atau hasud kepada sudaranya yang lain.

hal yang penuh dengan kebaikan dan kasih sayang ini hanya pada bulan Allah, bulan yang mana setiap manusia mendapatkan rasa sayang dan kecukupan dalam hati masing masing, untuk sementara waktu sipat ego dan serakah mereka tanggalkan lalu munculllah sipat suci sipat fitrah manusia, sipat baik yang akan menyaingi malaikat ketika sipat itu terus d ijaga dan melekat dalam diri manusia tersebut.

hari ini aku bahagia sekali karna kami bisa bersama menikmati jamuan Allah yang kami terima dengan saudara saudara kami, kami menikmatinya. kami sadar masih ada sipat ketamakan dalam hati kami tapi dengan ini kami hareapkan sipat itu lenyat bagaikan musim gersang yang tersapu hujan sehingga semua akan terlupakandan aku harapkan itu tak akan kembali lagi kepada diri kami.

karna kami bahagia dengan kebahagiaan ini, kebahagiaan ketika melihat orang kami cintai dan orang disekitar kami ikut tertawa, dan ini lah kebahgiaan sebenarnya yang kita cari dan Allah turunkan kebumi ini.. kami bahagia dan semoga kami menjadi hamba yang senantiasa bersukur.
0
ngantuk luarbiasa, memang semakin bannyak kesempatan membuat pahala semakin gampang juga melakukan dan ada saja yang melalaikan, ga dimana aja ngantuk tak terkira, sampai sholat dalam keadaan setengah sadar, diantara tidur dan melek, melek karena takut ketuan yang sebelah kita tidur pastinya.

huh... kayanya saya terutama banyak sekali melakukan kegiatan sehari hari yang hanya setengah setengah diantara mengerti dan tidak diantara kebodohan dan ketidak tauan dan kecerobohan, seringkali saya bertindsak hal yang tidak hanya membahayakan diri senidiri juga orang lain yang terlibat di dalamnya...dan tanpa saya sadari itu.

jangan pernah melakukan sesuatu yang kita tidak yakin didalamnya karna itu akan membuat kita sendiri yang menyesal segala hal butuh sebuah tanggung jawab tidak hanya lempar lalu lari karna takut, atau sembunyi dan pura pura tidak tau sehingga orang yang disekitar yang terkena getah, itu... itulah yang selalu kita lakukan dengan keburukan yang kita lakukan pada diri ini.
tapi lain lagi bagi sebuah kebaikan dan kebanggaan, kita selalu dan bahkan menganggap penting peran kita sekecil apapun itu,.

hari ketiga, tidur dalam puasa, dan berjalan dalam ketidak sadaran diri.


manusia memang jangan diukur dengan nafsunya, karna ketika nafsu yang jadi ukurannya maka dunia dan seisinya pun ga bakalan cukup...

takut banget ga kebagian padahal ukuran sebenarnya yang dibuthkan hanya sepersekian, rizkimu adalah apa yang kamu makan hari ini apa yang kamu pakai hari ini dan apa yang kamu tinggali sekarang, karna kita tak akan tau apa yang akan terjadi kemudian.

nikmati yang ada, aadalah sebuah keharusan untuk merasakan sebuah kenikmatan.
0
menapaki kaki ramadhan, ada keharuan yang merasuk kesdalam jiwa, perasaan sedih dan bahagia yang sulit sekali terlukiskan oleh kata. ramadhan seribu cinta, banyak kasih dan berjuta sayang, tak lekang oleh golongan dan peradaban karna ramadhan selalu menyapa kita dengan keindahan..

ramadhan pertama, ramadhan yang dinantikan oleh seluruh jiwa, hembusan nafas ini ingin sekali menghirup udara di bulan itu, kaki ini ingin sekali berjalan didalam aktivitasnya dan semua jiwa dan raga ini sah du dalam kerinduan dan dahaga kasih serta sayang yang tak bisa terukur dengan aksara kata, dan apa saja... dan aku kini di dalamnya, menangis bahagia, karna aku mendapatkan kehormatan untuk menikmati jamuannya.

ramadhan pertama, ramadhan yang kuniatkan dengan berjuta makna, cerita, dan harapan yang semoga membawa kita kepada kesucian.

ku berharap Romadhan kali ini lebih bermakna.
0
mahal rasanya hanya untuk bermimpi di negri ini, karna sering kali kita disuguhkan dengan pristiwa peristiwa yang membuat kita was was sselalu, ga siang ga malam selalu ada hal yang mengancam kita baik itu secara langsung atau secara gk langsung..

bermimpi adalah awal dari sebuah kenytaan dan cita cita maka tak heran setiap manusia pasti punya impian tapi kadang kenyataan dan alam serta orang disekitar kita menghambat impian kita sehhingga kita menjadi orang pecundang. sehingga untuk bermimpi saja kita tak berani.

bermimpi adalah berinpestasi dan berani melangkah dalam sebuah keberhasilan, langkah berikutnya dari sebuah impian adalah mengambil sebuah tindakan, baik buruknya tergantung kekuatan mimpi kita, semakin kuat kita bermimpi semakin kuat pula kita berusaha, mimpi adalah hal yang dilakukan para pemberani, bukan para pecundang, yang untuk bermimpi saja mereka takut.
0
bukan karna kenyataanya kita sendiri, kadang dalam keramaian kita merasakan sendiri, jauh dari dalam hati semua itu mulai, hampa dengan apa yang ada dan tidak menikmati setiap episode kehidupan.
0
kemanakah kau, lama tak jumpa, ada yang hilang dalam setiap langkah dan lariku, kau pergidan tanpa sadar membawa segenggam kenangan dalam hati bahwa kau tlah tiada,...

dimanakah dirimu, lelh menanti, mencari kabar pada angin dan burung, tapi tak satu pun menjadi kenyataan, banyak kabar yang di dapat tapi semua hanya membuat harapan semakin sekarat, karna kau tak kunjung datang dan bersila disisiku..

apa kau baik baik saja?... banyak sekali yang ingin ku bagi dengan mu, mulai dari suka, tawa, canda dan cerita, tapi kalo untuk duka biar kusiompan sendiri dalam hati dan aku kunci lalu aku buang kedalam sungai yang mengalir deras, agar kamu tak pernah tau tentang luka dan duka yang menimpa diri ini.


0

ke akuan adalah hal yang paling kita seringkatakan, tapi itu hanya bagi hal yang baik, tapi bertolak belakang ketika yang dihadapi adalah sebuah ujian dan pertanggung jawaban,....nyaris nama aku hilang ditelan bumi yang ada hanya kamu, mereka, dia dan yang lainnya..untuk hal yang neatif ini jangan kan yang belum terbukti yang sudah terbukti aja kadang mengelak...ampunlah kita sebagai manusia.

kata aku dan sipat aku adalah semua olak ukur bagi apa yang sedang terjadi, ketika kita tampil sempurna nyaris nama kita yang akan pertama kali disebut walau pada masa itu hanya sebagian kecil sumbangsih yang kitra berikan, kita anggap semua nyaman katika kita mendapatkan kenyamanan walau berapa puluh orang atau bahkan berapa ratus orang yang sedang menderita karenanya, tapi lain lagi ketika kita menderita walaupun berapa juta orang bersenan karenanya maka kita akan memproklamirkan seolah kita semua sedang dalam masalah yang menyangkut kita semua..

tak salah memang mencintai diri tapi bukan karna itu juga kita jadi buta, buta kepada sesama dan selalu meletakan kepentingan kita di atas kepentingan orang lain. semakin kita merasa dipentingkan maka pada hakikatnya kita sedang mengkerdilkan diri kita. tetapi semakin kita mengecilkan ke akuan maka akan semakin besar penghargaan yang akan kita dapatkan.

jangan menyalahkan ketika kita mendapatkan musibah dan salah, tapi rabalah hati dan diri kita, da saya yakin kita adalah pangkal masalah apa yang menimpa kita, hanya orang orang besarlah yang mampu berjiwa besar dengan mengakui kesalahan diri,tapi bukan karna kita mengakui kita salah lalu kita ingin selalu dimaklumi, tapi kita tampilan sesempurna mungkin bagi orang lain, tapi akuilah ketika orang menemukan ketidak sempurnaan kita.