Pages

perjalannan kali ini memang tak begitu mudah.... selalu terikat ruang dan waktu, dan yang paling tragis lagi dibekukan dengan materi... kita enggan melangkah karna kita terjebak dalam pikiran yang sempit dan kantong yang kosong dengan kreatifitas... sehingga waktu percuma dan kita diam membisu dibelengggu keadaan, tersandra dalam ruang yang membosankan tapi harus dijalani..

aku akan terbang... tak peduli dengan pundi yang ku kumpulkan tak peduli dengan kelelahan yang membelenggu fisik... tak peduli dengan semua belenggu dan atura yang ada, kau boleh memenjarakan tubuhku tapi tidak dengan pikiranku... aku akan berkelana melintasi batas samudra bahkan cakrawala... menggapai semua yang blum pernah kalian gapai..mendaki apa yang blum pernah bisa didaki....!!!!

kan ku robohkan dinding yang membelenggu pikiranku.. sehingga menjadikannya membatu dan hampir mati karna jarang sekali digunakan.... dan akupun mulai tidak merasakan keindahan keindahan inovasi dan kereatifitas yang selalu timbul dan bersemi dahulu... karna semua dengan perlahan tapi pasti telah digerogoti oleh rutinnitas... digerogoti oleh kenyataan yang menjadikan kita pesimis.... dan kedewasaan yang membaut kita semakin realistis atau lebih pasnya kedewasaan yang membuat kita mudah menyerah.. sehingga kita mulai tak perduli lagi dengan anugrah kecerdasaan yang tlah Allah berikan, dibiarkan berkarat dan lambat laun akan menjadi bangkai peradaaban karna kita hidup bagaikan robot, bergerak sesuai kebiasaan, dan memori yang telah didapatkan.

kita bergerak bukan sebagai manusia yang selalu berubah dan selalu siap dengan segala hal yang baru yang menyenagkan dan hal yang baru yang menegangkan, karna kadang kita akan disudutkan, digulingkan, diatas bahkan terinjak.. kita tlah lama mati dan terpenjara dalam tubuh yang dinamakan manusia tapi robot pada hakikatnya, karna kita yang memilihnya menjadi itu...!!!

aku ingin pikiran yang sjati yang asli yang Allah berikan bagi diri ini, biar Allah yang akan menuntunku menuju pencarian jati diri ini... seperti Ibrahim yang selalu bertanya dan mencari arti dari hakikat, hingga bulan, bintang dan matahripun pernah dijadikannya sebagai tuan yang harus diabdi.,... tapi aku sadar bukan bingkai ini pula kebebasan pikiran yang aku inginkan... karna aku ingi pikiran yang merdeka yang tidak takut kepada siapa siapa dan tidak pula menghamba kepada apa apa... kecuali hanya kepada Sang Rabul ijati...!!

ingin berlari secepat angin... ingin terbang bagaikan awan.. hingga menuju langit yang ke tujuh...menoba mengintip kerajaan Sang Raja diraja... agar hamba bisa melepaskan pikiran ini . untuk terbang begitu tinggi dan mengecup dan mengagumi keindahanMu. bagaikan burak yang tlah Engaku berika restu untuk mendampinggi Rasul sang junjungan hati. atau bagaikan sang pengabar wahyu yang Engkau setakan pula untuk menjadi penuntun dan petunjuk jalannya..

aku rindu.... ingin bertemu dengan Engkau... aku lelah dikaburkan oleh labirin labirin penuh ranjau.. yang selalu melenakan dan melupakan rumahMu ya Rabbi.. aku rindu kepada sang Rasulmu yang lebih mencintai kami dan kawatir kepada kami dari pada para keluarga nya....

aku rindu.... aku ingin bersamaMu, dan bersama para kekasihMu...

0 komentar:

Posting Komentar