Pages

hari yang melelahkan.....berebut pengaruh dan simpati.. tapi indah bukan main ketika kita jadi pemenang....!!! semua harga terbayar dengan sebuah kemenangan... keringat, darah amarah dan pengorbananpun terbayar sudah.. dan inilah kita dimana dan kapan saja selalu ingin menjadi pemenang... tak peduli dengan darah dan kerja keras..

tapi inlah hidup selalu ada dua sisi, dimana ada yang meneng disana pasti ada pecundang.... dan mau tidak mau kita harus dan pasti akan merasakannya... karna dengan ini kita akan merasakan dan menghargai sebuah kemenangan.... tapi dasar juga manusia... selain ada hati ada juga nafsu...ketika kemengan dijadikan tujuan... maka proses akan dikesampingkan, kecurangan, dan menjual arti sebuah sportivitas rela dilakukan demi hal itu... sehingga yang menjadi pecundangpun akan tidak rela dengan kekalahannya... bahkan baik sekali ketika hal itu hanya terjadi dalam hati dan hanya kelauar lewat gerutuan bibir.. tapi aka jauh lebih gawat bila yang menjadi pecundang itu sikuat yang punya masa dan waktu untuk melampiaskan kekecewaannya itu...maka tak bisa dihindarilagi pasti terjadi adu masa dan adu gengsi...mulai dari pikiran.. teriakan atau caci maki sampai nyawa dijadikan teruhannya....

maka adahalnya seportivitas harus dijaga... biarkan dia kalah dengan kemampuannya dan biarkan dia menang dengan takdirnya.. karna semua yang terjadi di dunia ini sudah dengan sebuah sekenario yang lur bisa dan kita adalah para aktornya..dan sebagai bintang kita lakukan peran kita dengan baik... dan yakin kemenangan itu akan kita dapatkan dengan proses... begitupun kekalahan juga dikarnakan dengan sebab... jadi jangan iri ketika ada yang menjadi pemenang.. malah itu harus melecut kita untuk terus berjuang dan berlatih... dan jangan besar kepala ketika kita menjadi pemenang... karna kelak pada waktunya kita akan berada dibawah.. untuk apa .. agar kita bisa menghargai sebuah kemenanggan...

dan inilah yang terjadi... aku sadar aku tlah menjadi pecundang... dan aku akan sportive seperti apa yang aku katakan.... aku pulang dan aku ucapkan selamat kepadamu... karna kau tlah menang... walau bukan diarena tertentu kita bertarung tapi cukup kamu dan aku saja yang tau... dan aku sematkan penghargaan yang setinggi tingginya kepadamu... walau airmata ini tertumpah.. yakin inibukan arti kekecewaan kepadamu.. tapi ini arti kecewaan pada diriku sendiri...

aku hanya mampu memandangimu dari sudut dan jauh dari palung hatimu... karna aku tak ingin memperlihatkan kekecewaan ini pada dirimu... kekecewaan pada diriku sendiri..karna aku takut kau salah mengartikan semuanya...sebagaimana kesalahan diriku dalam mengaritikan permainan ini dan aku digiring dan dipecundangi oleh kebodohanku sendiri....

terimalah kemenangan dan kekalahan dengan lapang dada, kapan dan dimana saja...
karna kemenangan dan kekalahan didunia ini hanya kemenangan dan kekalahan yang kecil...

0 komentar:

Posting Komentar