Pages

0
menyakitkan, ketika kita menginginkan utuh malah terbagi, dan ketika kita sudah disana dia masih berpikir dahulu, tanpa mau melupakan apa yang sudah dan mengganti dengan hal yang baru..


Tak aku pungkiri kau selalu ada dan tempat ku kembali, ketika aku mulai lelah dan hilang kendali akan jiwa karena arah yang tek tentu, bayangmu selalu mengingatkan aku tuk kembali, dan berusaha menjadi pribadi yang terbaik dan mampu berbuat yang terbaik.
Hari ini kembali aku mengunjungimu setelah sekian lama aku melupakanmu, tepatnya bukan melupakan mu, tapi membiarkanmu tumbuh untuk melihat dunia, dan merasakan cinta yang lainnya, karena aku ingin kau utuh ketika kau bersamaku lagi.
Selalu begitu, kau terdiam, tapi membuatku gelagapan, tertunduknya wajahmu membuatku malu, aku bingung dibuatnya, bukan karena kau membuatku serba salah, tapi aku merasa kau terlalu indah dan aku teramat mengaguminya. Tawamu yang renyah mengingatkan bahwa hidup ini begitu indah dan mudah untuk dijalani.
Kau yang terindah tanpa terbantah, hari ini aku menemuinya lagi, grogi tak terkira, walau untuk usiaku sungguh itu tak pantas, tapi cinta adalah tentang hati, tentang apa yang selalu kita inginkan dan kadang kala membuat kita terlupa, karena cinta merengut setengah dari kesadaran kita, mekanisme yang sudah biasa kita lakukan kadang lepas tak terkenadali, rasa yang biasa kita nikmati kadang berubah, manis jadi asam dan begitupun sebliknya duka menjadi bahagia. Kau hanya terdiam tapi kau sudah mengalahkan dan menawanku..aku bagaikan budak bagimu dank au adalah tuan bagiku, aku akan menurut apa yang kau inginkan d ariku.
Sungguh ini bukan yang pertama aku menemuimu, tapi selalu indah seperti pertama kita berjumpa, biarkan aku sejenak memejamkan mata, menikmati kuntum bunga dalam hati, beruasaha tenang walau tampak konyol, tak taulah.
sebuah sajak yang aku berikan itu tanpa nada dan tanpa aturan, tapi sungguh itu mewakili apa yang ada di dalam hati  , tanpa dibuat buat atau ditambah tambah, itu yang akurasa dan aku  inginkan, aku ingin kau tumbuh dan menggapai apa yang kau cita cita kan lakukan apa yang terbaik untuk dirimu, karena aku akan ada, ketika aku yang terbaik yang terbaik untukmu, dan semoga Allah menjadikan aku takdirmu, takdir dari segala muara rahmat dan jalan yang terbaik bagimu, tapi bilapun itu tidak, sunguh itu tidak akan pernah aku sesali, kau pernah ada mengisi hari hari bahagiaku..
taukah kau tugu kota… ??????sebuah monument yang selalu ada di batas kota, ada, indah, dan akan menemani kita melalui hari dan sebuah pencapaian, tapi kadang tak jarang sekali terhiraukan, maka aku harap aku pun seperti itu, aku menemani menuju sebuah pencapaian yang kau inginkan, biarlah tak kau perdulikan ketika kau menuju sebuah tujuan, tapi aku akan selalu ada disana memperhatikan mu, dan mungkin suatu ketika kau penat, pusing dan banyak sekali keluh dan kesah yang ingin kau ceritakan. Ingatlah, aku akan selau ada disana, dan menantikan kau untuk datang dan berkunjung lalu mendengarkan semua kisah hebatmu..
cinta ….!!! Cintakah cinta itu…tapi yang aku tahu dan selalu aku inginkan kau akan selalu bahagia, walau ketika kau berduka biarlah aku menemanimu  menangis bersama, atau meminjamkan bahuku untuk kau sandari..cinta, kau ku pinta dalam doa..semoga semua yang terbaik selalu menyertaimu.
Batas waktu dibatas kota mulai berdenting, aku harus pergi, maaf ketika aku memperlihatkan wajah tak nyaman, itu semua bukan karena aku ada di dekatmu, tapi aku merasa, waktu akan merengut kebahagianku, dan aku tak  dapat melawannya, aku pasrah, walau dalam hati  aku berharap menghabiskan sisa hidupku bersamamu…aku ingin disini tapi aku harus pergi, aku ingin bersama, tapi kita harus berpisah, biarlah kita diketemukan takdir dan dipisahkannya, dan aku akan berusaha untuk selalu berdoa, karena doa adalah perubah takdir dari sang pencipta, ku pinta padaNya semoga aku yang terbaik bagimu.
Aku pergi, ku simpan senyummu dalam hati.
Tawamu dalam kedukaan.
Aku akan kembal, ketika aku yang terbaik.
Tumbuhlah dan gapailah apa yang kau impikan