Pages


udah jadi kebiasaan diri kali ya.... suka banget melakukan hal yang ada manpaatnya... mulai dari ngupil...sampai ngelamun.... parah..!!! ga sadar atau memang memang sudah menjadi tabiat diri ... waktu yang begitu mahal hanya terbuang percuma... memang benar ucapan para rahib yang bijak sana "bahwa senjata apapun tergantung siapa yang menggunakannya"

dan inilah yang terjadi padaku... sibodoh yang tak tau dengan kebodohanya...simiskin yang tak taudiri bahwa dia membutuhkan kasihNya.. atau si sombong yang tak pernah merasa dan tak taudiri bahwa dia mikin dan hina.... begitulah adanya diriku..serigala yang melonglong ditengah malam... yang mengggetarkan sekitarnya... suka membuat ketakutan orang disekitarnya.. tanpa pernah sadar bahwa.. tak ada yang mersa nyaman dengan keadaannya... kedatanggannya hanya meninggalkan luka dan derita bagi sekitarnya.... atau mungkin jika bumi ini bisa bicara dan bergerak... pastilah semua kejahatannku yang belum terbuka akan dibongkar... dan akhirnya aku dihimpit diperut bumi... atau mungkin dibenamkan sampai kerak bumi agar ta pernah lagi bumi, langit dan seluruh malaikat melihat pendosa yang berjalan sdan berlaku bagai malaikat.....

semakin bertambah usia...bukan semakin memberi makna dan tahu akan keadaan diri dimana.... malah makinnyaman dengan semua dosa dan amarah nafsu... sehingga selalu begitu..bermain disekitarnya....untung .. untung...untung... karna Allah masih menyembunyikan semua dosanya... tapi.. ampun...bukan bersukur dan mencoba mengurangi dosa kalo tidak bisa dihabisakan malah..makin terbisa dan asik..!!

maunya apa si kamu...????? mang dah berani menghadapi gelapnya kuburan.... !!!! atau sudah begitu kuat sehingga merasa kuat menghadapi ijrail.. atau mungkar dan nakir.. yang kata dalam sebuah riwayat.. kedatangannya lebih menakutkan dari pada halilintar yang paling keras sekalipun...

aduh diri... kenapa kamu melibatkan aku.... kenapa kamu tak segera kembali... aku takut...dan benar benar takut.. karna kau tak tau kapan malaikat maut akan membisikan.. tau malah mencabut dengan murka yang seperti menyimpan sekam dalam bara... mengoyak jiwa kita melebihi kebngisan penjahat sekalipun.. atau kalo sekiranya digambarkan kematiaan itu adalah batas dari rasa sakit.... dan ingat tak hanya sampai disitu...kalo kamu berlaku nisata.... karna semua akan kembali dan menjelma menjadi makhluk yang meminta pertanggung jawaban dari jiwa yang sudah sengsara... datang dengan membawa bekal yang sedikit bahkan bisa dikatakan takberbekal.. tapi tanggungan dosa lebih besar dari samudra dan pegunungan......

aku tak sanggup... aku tak berani..hanya untuk membayangkannya pun aku sudah begitu takut...dan gemetar.... tapi alangkah munfiknya aku mengaku takut tapi tetap membangkang bahkan menantang dengan kesombongan...
ya Rabbi tolong palingkan nafsu kami dari semua angkara dan kesenaggannya.... biar aku hidup dalam lindungan dan bayang bayangmu... jangan kau jauhkan obor dalam hatiku... apalagi sampai memadamkannya...hamba yakin hamba sang pendosa.. tapi hamba yakin lautan ampunanmu lebih luas dari pada langit biru... dan lebih dalam dari hati manusia..... jadikan aku seorang yang selalu sujud dalam barisanMu... kumpulkanlah hamba bersama para kekasihmu... dan jangan jdikan semua yang lakukan dalam ketidak berartian... kalo sekirnya kehidupan ini akan makin menambah dosa hamba ... dan menenggelamkan hamba dalam kemarahanMu..panggilah hamba.. kesisiMu.... tapi hamba minta satu jangan pernah hilangkan keiman hamba... sedetikpun .....walau hamba adalah penggila dosa...

robbana dzolamna anfussana... wainlam taghfirlana lana kunnanna minal khosirin..!!!!

0 komentar:

Posting Komentar