usan... lain hati lain juga nafsu, bahasa yang di dendangkannya adalah bahasa gelisah, bahasa gegabah, bahasa menggebu, bahasa semerawut dan kadang bahasa ketergesaan yang akan menghasilkan nada nada kewaswasan yang memacu kegelisahan dalam diri..... tapi apakah ini salah.... ataukan semuanya tidak bisa disatukan....!!!bukan itu maksud saya, saya tak bercerita tentang satu hal yang dipojokan dan satu hal yang diagungkan, saya hanya ingin memberikan sebuah gambaran tentang hal yang mana harus dijadikan sebagai pedoman dalam menjalani hidup... ketika hati yang didahulukan maka akan selau didampingi oleh kemuliaan, dan semoga kethawadhuan dan keikhlasa yang akan mengantarkan kita kegerbang kebahagiaan.... bukan tanpa nafsu... tapi hati yang harus jadi peran utamanya, biarkan nafsu jadi peran pembantu yangakan memompa semangat kita dalam berkarya, dan berjuang..... karna ketika nafsu dijadikan sebagai penduan kadang manusia jadi gelap mata dalam melihat setiap sisi kehidupan...
orang yang melakukan segala sesuatu dengan menggunakan hati maka akan menjadi ahli, dan keindahan dalam bertutur akan menjadi suatu hiasan yang melekat dalam dirinya, seperti halnya karna ketulusan lah yang menjadi roh dalam dirinya....
dari hati akan jatuh kehati, dan dari hati akan dirasakan oleh jiwa, mengalir dengan lembut menelusuri aliran darah seingga akan timbul suatu kenyamanan yang membelenggu orang disekitarnya dengan ketenangan ketentraman dan kebahagiaan yang mengesankan.. dari hati bukan berlebih tapi sebesar kemampuan, yang dari hati bukan imitasi tapi apa adanya, dan yang dari hati adalah memberikan seutuhnya...
semua kupersembahkan dari hati, semoga senyuman ini menjadi penawar luka, penghapus dahaga dan pengobat rindu... aku berikan ini tulus dari dasar hati, walau aku sadari aku tak cukup berani untuk mengatakan apa yang terjadi tapi biarlah senyuman yang tulus dan sepenuh hati ini menjadikan dirimu tau adanya diriku..
dari hati adalah keikhlasan.... semoga mengantarkan kita kegerbang kemuliaan....





0 komentar:
Posting Komentar