kenapa aku menjadi cengeng begini, untuk urusan yang tak penting pula, tapi mungkin ini lah batas dari semua kekesalan, penyesalan dan keprihatinan diri ini, maaf Tuhan, kali ini aku menangis, dan tangisan ini bukan tangisan karena mu. aku ingin berusaha tegar tapi akhirnya aku rubuh dan rapuh, aku menyesal dan hati sakit sekali karena air mata ini sia sia..
tak tau awal mulanya bagaimana, semua lalu jadi begini, mata ini perih dibuatnya tiba tiba, dada juga jadi sesak.. lalu hidung juga, mulai bereaksi mengeluarkan kotorannya, lalu tanpa bisa dibendung lagi, dada ini meledak dengan semakin sesaknya aku bernapas, dan aku menangis, tangisan yang aku rasa tidak di perlukan sama sekali, tangisan yang aku sesali, tapi aku menangis, dan aku tak tau harus bagaimana....!!
hanya menundukkan muka.
dan maafkan aku.





0 komentar:
Posting Komentar