Pages



perempuan itu sembab matanya, air matanya tak berhenti berjatuhan seperti gerimis yang semakin deras, berusaha ditahan tapi malah semakin terisak, badannya tergoncang karena menahan kesedihan yang semakin dalam.....lalu diam diam dia mendekati jendela...aku hanya menatapnya terpaku, berusaha mencegah tapi aku takut malah semakin mempropokasi, danaku hanya bisa terdiam dengan doa berharap tidak ada se
tan yang lewat dan membisikkan hal hal yang diluar akal sehat...
setiap detik berlalu bagaikan jam... semua begitu lambat, dan sepersekian detik dia
putus harapan, gelap mata dan terjadilah....

hal yang sederhana, kejadian yang sederhana di waktu yang sangat singkat ternyata tak sederhana yang kita dengar dan kita pikirkan, begitu mudah menilai tapa kita berpikir dampak dari penilaian yang kita pikirkan, semua tak sederhana...tapi bukan pula semua begitu sulit, hanya semua butuh penghayatan...penghargaan dan waktu yang kita berikan, berilah arti semua orang maka kita akan menjadi sangat berharga.

jalan yang jauh bukan berarti tidak mungkin ditempuh, tapi butuh persiapan dan penghargaan, semua harus di pikir sederhana, tapi tidak untuk di sepele kan...
aku menanti orang yang mampu mengerti aku...sederhana....

0 komentar:

Posting Komentar